BANDA ACEH — Laskar Rencong tak menyia-nyiakan waktu menatap putaran Championship Liga 2 yang akan dimulai 18 September 2026. Sejak 1 Agustus lalu, skuad Persiraja Banda Aceh menjalani program latihan harian yang berpusat pada peningkatan ketahanan dan kondisi fisik di Stadion H. Dimurthala.
Fase pembenahan fisik ini menjadi fondasi utama sebelum tim masuk ke tahap latihan taktik dan strategi. Dengan jadwal padat yang hanya diliburkan pada hari Minggu, para pemain dituntut membangun stamina prima sejak dini.
Liga 2 Championship dikenal memiliki intensitas pertandingan yang tinggi dan jadwal yang ketat. Persiraja menilai kesiapan fisik adalah modal dasar yang tidak bisa ditawar, apalagi untuk bersaing di papan atas demi meraih tiket promosi.
Fokus pada aspek ini juga menjadi jawaban atas kebutuhan tim untuk tampil konsisten sepanjang babak gugur nanti. Dengan fisik yang prima, pelatih memiliki lebih banyak opsi untuk menerapkan strategi agresif di setiap laga.
Persiraja Banda Aceh telah menyusun periode latihan yang terstruktur. Fase pemantapan fisik ini akan berlangsung selama kurang lebih dua pekan ke depan, tepatnya hingga 16 Agustus 2026.
Latihan digelar rutin setiap hari mulai petang hari di Stadion H. Dimurthala. Stadion kebanggaan warga Aceh ini menjadi saksi keseriusan tim dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi paling bergengsi di kasta kedua sepak bola nasional tersebut.
Setelah fase fisik rampung, Persiraja dipastikan akan segera beralih ke pematangan taktik dan uji coba pertandingan. Kick-off Liga 2 Championship 2026 sendiri telah dijadwalkan bergulir pada 18 September 2026.
Dengan waktu yang tersisa sekitar satu bulan lebih, seluruh elemen tim diharapkan sudah berada dalam kondisi terbaik saat kompetisi resmi dimulai. Dukungan penuh dari suporter setia juga menjadi energi tambahan bagi Laskar Rencong untuk berjuang di ajang ini.