ACEH BESAR — Ribuan mata warga tertuju pada beragam ornamen bernuansa lingkungan yang menghiasi setiap sudut Gampong Jruek Bak Kreh. Pemandangan itu menjadi suguhan utama saat Tim Juri Pelindo Multi Terminal tiba untuk menilai Lomba Menghias Kampung dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kedatangan tim penilai disambut prosesi adat yang hangat. Perangkat gampong melakukan pengalungan selempang sebagai bentuk penghormatan, dipandu pembawa acara Riska Nurrahmah. Suasana kekeluargaan mewarnai jalannya acara sebelum tim berkeliling meninjau dekorasi yang telah dipersiapkan warga.
Berbeda dari lomba serupa pada umumnya, masyarakat Gampong Jruek Bak Kreh mengusung tema "Pelabuhan Bersih, Lingkungan Lestari, Masa Depan Lebih Baik". Berbagai tulisan edukatif tentang hemat energi, hemat air, hingga ajakan mengurangi sampah dan menghijaukan bumi terpampang jelas di sejumlah titik.
Yang menarik, dekorasi kampung tidak hanya berhenti pada pesan lingkungan. Sejumlah ornamen juga memuat pesan integritas, seperti ajakan menolak korupsi, menolak pungutan liar, serta menjunjung kejujuran dalam pelayanan publik.
Keuchik Gampong Jruek Bak Kreh, Muhammad Adami, S.IP, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi energi besar bagi warganya.
“Terima kasih kepada para sponsor dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Dukungan tersebut sangat berarti bagi kami dalam menyukseskan pelaksanaan lomba di Gampong Jruek Bak Kreh,” ujar Muhammad Adami.
Ia secara khusus menyebutkan sejumlah nama, mulai dari Bupati Aceh Besar Muharram Idris, Kapolres Aceh Besar AKBP Chairul Ikhsan, Anggota DPRA Komisi III Eddi Sadiqiin, hingga jajaran kepala dinas di lingkungan Pemkab Aceh Besar. Dukungan juga datang dari Forkopimcam, Bank Aceh Cabang Jantho, Rutan Kelas IIB Jantho, hingga Puskesmas Lampupok.
Muhammad Adami menegaskan bahwa esensi kegiatan ini melampaui sekadar ajang perlombaan. Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun tidak berhenti setelah penilaian usai.
“Yang paling penting dari kegiatan ini bukan hanya lombanya, tetapi bagaimana masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan dan bersama-sama menjaga gampong agar tetap bersih dan nyaman,” ujarnya.
Kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris Mukim Jruek, Isra Aulia, serta Imum Jruek, Tgk. Adlan. Kehadiran unsur pemerintahan mukim dan tokoh agama dinilai memperkuat partisipasi warga dalam menjaga kebersihan dan kekompakan.
Antusiasme warga terlihat dari keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk SD Negeri Jruek dan majelis pengajian setempat. Lomba ini diharapkan menjadi pemicu kesadaran kolektif akan pentingnya kelestarian lingkungan di Aceh Besar.