KPPI Aceh Naik Trans Kutaraja ke Blang Bintang, Catat Aspirasi Penumpang soal Keberlanjutan Layanan Gratis

Penulis: Faisal Hasbi  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:42:01 WIB
Ketua KPPI Aceh, Hj Ismaniar, bersama pengurus menaiki Trans Kutaraja dari Pasar Aceh menuju Blang Bintang untuk meninjau layanan transportasi publik gratis.

BANDA ACEH — Ketua KPPI Aceh, Hj Ismaniar, SE, bersama jajaran pengurus organisasi itu naik Trans Kutaraja dari Pasar Aceh menuju Blang Bintang pada Minggu (16/8/2026). Agenda ini sengaja dilakukan di tengah perayaan kemerdekaan untuk menguji langsung dampak kebijakan transportasi publik gratis yang digagas Pemerintah Aceh sejak 2016.

Alih-alih sekadar seremonial, perjalanan tersebut dijadikan momentum untuk berdialog dengan penumpang dari berbagai kalangan. Ismaniar menyebut interaksi langsung ini menjadi cara paling efektif untuk mengukur apakah subsidi yang digelontorkan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Penumpang Rasakan Penghematan Biaya Harian

Dari hasil perbincangan di dalam bus, KPPI mendapati respons positif dari para pengguna setia Trans Kutaraja. Menurut Ismaniar, warga menilai layanan gratis ini secara langsung membantu menekan pengeluaran harian mereka.

“Dari hasil obrolan dengan penumpang hasilnya positif, bisa menghemat biaya untuk kegiatan sehari-hari,” ujar Ismaniar kepada awak media.

Manfaat ini dinilai signifikan, terutama bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang setiap harinya bergantung pada transportasi umum untuk bekerja, bersekolah, maupun mengurus keperluan lain. Kehadiran bus gratis menjadi penopang mobilitas tanpa membebani kantong warga.

Harapan Agar Subsidi Bus Terus Berlanjut

KPPI menilai kebijakan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah warga. Karena itu, organisasi yang menaungi politikus perempuan lintas partai ini berharap agar skema subsidi yang berjalan hampir satu dekade tersebut tidak dihentikan.

“Kita harapkan subsidi untuk Trans Kutaraja bisa terus dipertahankan, apalagi kalangan pengguna bus adalah masyarakat golongan bawah. Lumayan bisa membantu ekonomi mereka juga,” kata Ismaniar.

Ia menambahkan, keluhan atau aspirasi yang terkumpul selama perjalanan tidak akan berhenti di pengurus. Temuan ini bakal dibawa ke meja masing-masing partai politik yang tergabung dalam KPPI Aceh sebagai bahan perjuangan kebijakan.

Menjadi Bahan Suara Masyarakat di Parpol

Pengalaman langsung menaiki Trans Kutaraja dinilai Ismaniar sebagai modal penting bagi para politikus perempuan untuk menyuarakan kebutuhan riil konstituen. Data dari lapangan ini akan menjadi dasar advokasi agar layanan transportasi publik gratis terus berkelanjutan.

Keberadaan Trans Kutaraja dinilai tidak hanya mempermudah mobilitas, tetapi juga menjadi penyangga ekonomi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. KPPI berkomitmen memastikan program yang menyentuh langsung masyarakat bawah ini tetap menjadi prioritas pemerintah daerah ke depan.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: dialeksis.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top