ACEH — Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (15/8), Persib tampil dominan sejak awal. Gol penalti Peralta membuka pesta kemenangan tim asuhan Bojan Hodak, yang kemudian diperbesar menjadi 3-0 hingga laga usai. Hasil ini menjadi modal berharga bagi skuad juara bertahan untuk menyambut kalender padat pekan depan.
Peralta, yang direkrut dari Borneo FC setelah dinobatkan sebagai pemain terbaik Super League musim lalu, mengaku gol tersebut sangat berarti secara personal. Namun, ia menegaskan prioritas utamanya tetap kontribusi untuk tim.
"Tentu gol itu sangat penting, untuk kemenangan tim dan bagi saya pribadi untuk mendapatkan kepercayaan diri lagi. Tapi yang utama tetaplah membantu tim menang," kata Peralta dalam pernyataan resminya.
Pemain berusia 28 tahun itu sejatinya baru menjalani dua laga bersama Persib. Debutnya terjadi pada semifinal Piala Presiden 2026 kontra Persija, lalu diturunkan lagi di partai final melawan Persebaya. Meski baru bergabung, ia merasa kondisinya terus meningkat seiring mulai lengkapnya komposisi tim.
"Setiap hari saya merasa lebih baik. Pertandingan kemarin hasilnya baik, lalu tim mulai komplet, saya merasa kian baik," ujarnya.
Peralta dijadwalkan kembali tampil dalam laga pramusim melawan Bali United pada Selasa (18/8). Laga tersebut menjadi ajang pemanasan terakhir Persib sebelum menghadapi Manila Digger di kandang sendiri pada 31 Agustus dalam Kualifikasi Liga Champions Asia 2 musim 2026/27.
Setelah itu, juara liga tiga kali berturut-turut ini akan membuka kampanye Super League dengan menjamu PSM Makassar di kandang pada 6 September. Konsistensi performa Peralta di dua laga tersisa akan menjadi kunci bagi Hodak untuk menentukan komposisi starter terbaik di laga resmi nanti.