Tim SAR Gabungan Evakuasi 26 Pendaki Cedera dan Hipotermia saat Upacara HUT RI di Gunung Bawakaraeng

Penulis: Irwansyah Hakim  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:40:31 WIB
Tim SAR gabungan mengevakuasi 26 pendaki yang mengalami cedera dan hipotermia saat upacara HUT RI di Gunung Bawakaraeng.

ACEH — Operasi Siaga Khusus Merah Putih yang berlangsung sejak 15-18 Agustus 2026 mencatat kepadatan arus pendaki yang signifikan. Data Pos Siaga Merah Putih menunjukkan total 3.786 pendaki terdaftar, tersebar di empat jalur utama menuju puncak Gunung Bawakaraeng.

Komandan Rescuer Basarnas Makassar Darul melaporkan korban terdiri dari tujuh laki-laki dan 19 perempuan. "Data sementara dari tim siaga khusus sampai saat ini telah ditangani 26 orang pendaki yang mengalami trouble (masalah) terdiri dari tujuh laki-laki dan 19 perempuan," ujarnya dalam keterangan video yang diterima wartawan di Gowa, Senin (17/8) malam.

Beragam Cedera dan Titik Evakuasi di Jalur Lembanna

Kondisi korban bervariasi, mulai dari cedera kaki, kram saat penurunan, kelelahan fisik berat, hingga cedera tulang belakang akibat terpeleset. Beberapa pendaki juga mengalami hipotermia atau penurunan suhu tubuh drastis saat berada di puncak gunung.

Proses penyelamatan terkonsentrasi di beberapa titik, termasuk Pos 5, Pos 7, Pos 8 Jalur Lembanna, Pos 10 puncak, serta jalur Tassoso. Korban yang terjatuh dievakuasi menggunakan tandu secara estafet dari puncak menuju Pos 8, kemudian dilanjutkan tim di Pos 7 dan Pos 5 sebelum dibawa ke Pos Aju Bulu Balea untuk perawatan lanjutan.

Sebaran Pendaki dan Posko Registrasi

Kepadatan pendaki tercatat di Pos Registrasi Bulu Balea dengan 2.033 orang, menyusul Posko Tassoso 1.081 orang, Posko Kanreapia 422 orang, dan Posko Lembanna sebanyak 250 orang. Tim gabungan mengawal seluruh jalur untuk mengimbangi dinamika medan di lapangan.

Para korban yang telah dievakuasi akibat hipotermia dan cedera kaki tengah menjalani perawatan intensif di Puskesmas Tinggi Moncong. Penanganan medis diberikan setelah mereka dititipkan sementara di Pos 5 sebelum diturunkan ke Pos Aju Bulu Balea.

295 Personel Ditempatkan di Delapan Titik Pemantauan

Operasi Siaga Merah Putih melibatkan 295 personel gabungan dari Basarnas, komunitas SAR, relawan, dan tenaga medis. Kepala Kantor Basarnas Makassar Muhammad Arif Anwar menjelaskan personel disebar di delapan titik strategis, termasuk Posko Lembanna, Posko Aju Bulu Balea, Pos 5, Pos 7, Pos 8 jalur Lembanna, puncak Gunung Bawakaraeng, Lembah Ramma, serta jalur Tassoso.

Arif sebelumnya telah mengingatkan para pendaki untuk mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan diri mencapai puncak. Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik selama pendakian.

"Ini bukan hanya tentang menjaga jalur pendakian. Ini tentang memastikan setiap orang yang datang untuk memperingati kemerdekaan dapat kembali dengan selamat kepada keluarganya. Semangat kemerdekaan harus berjalan bersama kepedulian dan kemanusiaan," katanya.

Reporter: Irwansyah Hakim
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top