Bulog Aceh Salurkan 186,93 Ton Bantuan Pangan Tahap Awal, Baru 0,75 Persen dari Target 24.771 Ton

Penulis: Teuku Fahreza  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:21:08 WIB
Petugas Perum Bulog Kanwil Aceh mencatat realisasi penyaluran Bantuan Pangan tahap awal mencapai 186,93 ton dari total target 24.771 ton.

BANDA ACEH — Penyaluran perdana Bantuan Pangan (Banpang) di Aceh untuk alokasi tiga bulan mulai bergulir. Perum Bulog Kanwil Aceh mencatat realisasi sementara mencapai 186.930 kilogram atau 186,93 ton dari total target 24.771.870 kilogram yang harus disalurkan hingga September 2026.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Aceh, Budi Sultika, mengatakan distribusi tahap awal ini sudah berjalan di beberapa kantor cabang. Adapun penyaluran perdana telah dimulai pada 15 Agustus 2026 di Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar.

Realisasi Terbesar Berada di Kantor Cabang Langsa

Dari data sementara yang dirilis Selasa (18/8/2026), kontribusi penyaluran terbesar tercatat di Kantor Cabang Langsa dengan total 74.070 kilogram. Disusul Kantor Cabang Blangpidie yang telah menyalurkan 52.260 kilogram dan Kantor Cabang Meulaboh sebanyak 49.590 kilogram.

Sementara itu, Kanwil Aceh sendiri telah merealisasikan 11.010 kilogram. Empat kantor cabang lainnya, yakni Lhokseumawe, Sigli, Kutacane, dan Takengon, masih dalam tahap persiapan distribusi.

Mengapa Penyaluran Masih di Bawah Satu Persen?

Budi menjelaskan bahwa distribusi Banpang di Aceh memang dilakukan secara bertahap. Kondisi geografis Aceh yang luas menjadi pertimbangan utama, sehingga setiap wilayah kerja memiliki kesiapan distribusi yang berbeda-beda.

"Distribusi Banpang di Aceh berlangsung secara bertahap. Setiap wilayah memiliki tahapan dan kesiapan distribusi masing-masing, namun target akhirnya tetap sama yakni memastikan bantuan pangan dapat diterima oleh masyarakat yang berhak," ujar Budi.

Setiap Keluarga Penerima Mendapat 30 Kilogram Beras

Untuk alokasi Juli-September 2026, setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) memperoleh bantuan beras sebanyak 30 kilogram untuk periode tiga bulan. Proses penyaluran melibatkan koordinasi lintas instansi, mulai dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum Bulog, pemerintah daerah, hingga pemerintah gampong.

Untuk menjangkau wilayah yang luas, Bulog memperkuat distribusi melalui tujuh kantor cabang, yaitu Sigli, Lhokseumawe, Takengon, Langsa, Blangpidie, Meulaboh, dan Kutacane. Budi menambahkan bahwa pihaknya terus memastikan kesiapan stok dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar proses penyaluran kepada masyarakat berjalan lancar.

Reporter: Teuku Fahreza
Sumber: pintoe.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top