LHOKSEUMAWE — Pasar emas di Kota Lhokseumawe mencatatkan pergerakan signifikan pada Kamis (20/8/2026). Harga pembelian emas murni melonjak ke angka Rp 7.209.000 per mayam, sementara emas London dibanderol Rp 6.709.000 per mayam. Kenaikan ini terjadi sehari setelah harga emas di kota tersebut bertengger di level Rp 7.158.000 per mayam untuk emas murni dan Rp 6.658.000 per mayam untuk emas London pada Rabu (19/8/2026).
Mori, Manajer Toko Emas London di Lhokseumawe, mengonfirmasi lonjakan harga tersebut. Ia menyebut kenaikan ini cukup terasa bagi para pembeli maupun penjual.
"Harga emas murni atau emas London pada Kamis ini naik Rp 17.000 per gram atau Rp 51.000 per mayam dibandingkan harga kemarin," ujarnya.
Di tengah tren kenaikan harga, Mori mengungkapkan bahwa arus transaksi di tokonya selama sepekan terakhir lebih banyak diisi oleh masyarakat yang ingin menjual emasnya. Kondisi ini dinilai sebagai respons wajar ketika harga sedang berada di posisi tinggi.
Menurutnya, para pemilik emas memanfaatkan momentum kenaikan harga untuk merealisasikan keuntungan. Sementara itu, minat pembelian baru cenderung melambat karena harga yang dinilai sudah cukup tinggi.
Berbeda dengan emas murni dan London, harga emas 22 atau yang dikenal dengan emas paon di Lhokseumawe tidak mengalami perubahan. Mori menjelaskan bahwa harga emas jenis ini bersifat tetap dan sangat bergantung pada bentuk perhiasannya.
Untuk emas 22, kisaran harganya berada di angka Rp 2.200.000 hingga Rp 3.000.000 per gram. Variasi harga tersebut ditentukan oleh tingkat kerumitan desain dan bentuk perhiasan yang dijual.
Lonjakan harga di Lhokseumawe sejalan dengan pergerakan pasar emas global. Pada perdagangan Kamis (20/8/2026), harga emas dunia terpantau menguat dan sempat menyentuh level tertingginya dalam dua bulan terakhir di angka US$4.525,79 per troy ounce sebelum sedikit terkoreksi ke kisaran US$4.512,19 per troy ounce.
Penguatan harga emas dunia ini didorong oleh melemahnya nilai tukar dolar Amerika Serikat serta turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Kondisi tersebut membuat emas menjadi instrumen investasi yang semakin menarik di mata pasar global.
Sementara itu, harga emas batangan produksi Antam juga mencatatkan kenaikan signifikan sebesar Rp 80.000, sehingga berada di level Rp 2.725.000 per gram pada hari ini.