Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Samatiga mengikuti kegiatan magrib mengaji di Gampong Paya Lumpat, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini dihadiri para keuchik se-Kecamatan Samatiga, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
MEULABOH — Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM menyempatkan diri hadir di tengah-tengah warga Gampong Paya Lumpat, Kecamatan Samatiga, untuk mengikuti program magrib mengaji. Kegiatan yang digelar rutin setiap tanggal 10, 20, dan 30 ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan nilai keagamaan di tingkat gampong.
Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat, Tgk Mahdi Kari, bertindak sebagai pengisi kajian. Tema yang diangkat adalah “Keutamaan atau Kelebihan Membaca Surat Al-Muluk”.
Tarmizi menyampaikan apresiasi atas inisiatif MPU Aceh Barat bersama para keuchik yang menggalakkan program ini. Menurutnya, magrib mengaji bukan sekadar rutinitas, melainkan benteng pertahanan keluarga dari pengaruh buruk teknologi.
“Semoga kegiatan magrib mengaji ini dapat menginspirasi para kepala keluarga di setiap rumah dalam gampong di Aceh Barat untuk memimpin dan memberi suri tauladan kepada keluarganya, terutama anak-anaknya masing-masing agar dapat menghidupkan magrib mengaji setiap malam, paling tidak satu jam sampai tibanya shalat isya,” kata Tarmizi.
Bupati menegaskan, kebiasaan mengaji di rumah mampu mengatasi kecanduan remaja terhadap gawai. Ia menyoroti maraknya judi online, pornografi, kekerasan, hingga peredaran narkoba yang mengintai generasi muda.
Tarmizi mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi literasi Al-Qur'an di kalangan remaja. Data yang ia sampaikan cukup memprihatinkan dan menjadi alasan utama program ini digencarkan.
“Program magrib mengaji ini dapat memberantas para remaja dari buta huruf membaca dan menulis Al-qur'an, yang disinyalir sampai 70 persen para remaja kita sekarang tidak mampu membaca Al-qur'an secara baik dan benar,” katanya.
Ketua APDESI Kecamatan Samatiga, Ramlan, yang juga bertindak sebagai panitia pelaksana, menyebut kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi bupati. Program ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan keagamaan secara berkelanjutan di seluruh gampong.
“Selain itu, kegiatan magrib mengaji ini juga untuk menjalankan instruksi Bupati Aceh Barat dalam upaya meningkatkan pengetahuan keagamaan, serta upaya untuk memperkuat keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” kata Ramlan.
Kegiatan magrib mengaji di Kecamatan Samatiga dijadwalkan berlangsung secara bergilir di setiap gampong. Hal ini dilakukan agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat program secara merata.