BANDA ACEH — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) melantik Taufik sebagai Plt Sekda Aceh menggantikan M Nasir Syamaun yang dialihkan ke jabatan baru. Prosesi serah terima jabatan ini dilakukan secara hybrid, dengan Wagub Dek Fadh menyaksikan langsung dari Aula Kantor Badan Penghubung Pemerintah Aceh, Jakarta, sementara Taufik menerima SK di Aula Badan Kepegawaian Aceh (BKA), Banda Aceh.
Melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, Wagub Dek Fadh menitipkan pesan khusus kepada Taufik yang kini mengemban tugas baru sebagai Plt Sekda. Ia meminta agar Plt Sekda bekerja profesional dan menjaga amanah yang diberikan.
"Selamat bekerja, jaga integritas, dan bangun komunikasi yang baik dengan mitra Pemerintah Aceh," kata Wagub Dek Fadh.
Pada kesempatan yang sama, Wagub Dek Fadh juga melantik M Nasir Syamaun sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh. Nasir sebelumnya menjabat sebagai Sekda Aceh dan resmi diberhentikan dengan hormat dari posisi lamanya melalui Surat Keputusan Presiden pada Jumat pekan lalu.
Wagub Dek Fadh menegaskan bahwa pelantikan ini dilakukan atas nama Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem). Ia menyebut pergeseran jabatan di lingkungan aparatur sipil negara merupakan hal yang lumrah dan biasa terjadi.
"Penyegaran dan memberi jabatan. Bagi ASN ini hal yang biasa, dan tak perlu dibesar-besarkan. Kepada Bang Nasir yang telah menjabat sebagai sekda selama ini kita ucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya," ujar Dek Fadh.
Wagub Dek Fadh mengapresiasi kinerja M Nasir Syamaun selama memimpin birokrasi di lingkungan Pemerintah Aceh. Menurutnya, Nasir telah memberikan kontribusi besar, meski akhirnya Gubernur memutuskan untuk memberikan kepercayaan baru kepadanya.
"Namun itulah keputusan Bapak Gubernur dan beliau ditunjuk dan diberi jabatan yang baru," kata Dek Fadh menambahkan.