KUTACANE — Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kute (DPMK) Aceh Tenggara memastikan tahapan Pilpengkute serentak mulai bergulir. Regulasi pelaksanaan telah resmi diterbitkan pemerintah daerah setelah sebelumnya sempat tertunda.
Kepala DPMK Aceh Tenggara Zahrul Akmal menyebut, Perbup Nomor 22 Tahun 2026 itu menjadi payung hukum bagi pelaksanaan pesta demokrasi tingkat gampong tersebut. "Pilpengkute serentak akan diikuti sebanyak 116 Kute peserta," katanya kepada rahasiaumum.com, Jumat (28/08/2026).
Rencana awal, Pilpengkute serentak dijadwalkan berlangsung pada Juni atau Juli 2026. Namun, pelaksanaannya molor karena pemerintah daerah masih menunggu proses fasilitasi dan persetujuan Perbup dari Pemerintah Provinsi Aceh.
"Kenapa rencana pelaksanaan Pilpengkute tertunda? Karena kita menunggu hasil fasilitasi persetujuan Perbub ini dari Pemerintah Provinsi Aceh," ujar Zahrul.
Dengan terbitnya regulasi tersebut, DPMK kini mengarahkan seluruh tahapan agar rampung tepat waktu. Para camat telah menerima sosialisasi dan diminta meneruskannya ke Badan Permusyawaratan Kute (BPK) di masing-masing wilayah.
Langkah awal yang tengah berjalan adalah pembentukan Panitia Pemilihan Pengulu (P3) di sejumlah kute peserta. Panitia ini nantinya bertugas menyelenggarakan tahapan pemilihan di tingkat kute, mulai dari penetapan daftar pemilih hingga pelaksanaan pencoblosan.
Seluruh rangkaian proses Pilpengkute ini dibiayai melalui dua sumber. Pembiayaan utama bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Tenggara 2026, ditambah dukungan Dana Desa (DD) dari masing-masing kute peserta.
Pilpengkute serentak merupakan agenda rutin untuk memilih pemimpin kute di Aceh Tenggara. Total 116 kute yang tersebar di berbagai kecamatan akan berpartisipasi dalam pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.
Dengan telah terbitnya Perbup sebagai dasar hukum, pemerintah daerah berharap seluruh tahapan bisa berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Sosialisasi kepada masyarakat dan kesiapan panitia di tingkat kute menjadi kunci kelancaran pesta demokrasi tersebut.