Timnas Indonesia U-20 Umumkan 23 Pemain untuk Kualifikasi Piala Asia, Skuad Campuran Pengalaman dan Wajah Baru

Penulis: Irwansyah Hakim  •  Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:03:01 WIB
Timnas Indonesia U-20 resmi mengumumkan 23 pemain untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 di Vientiane, Laos.

ACEH — Kepastian daftar pemain ini diumumkan jelang laga perdana melawan Malaysia di New Laos National Stadium, Vientiane, pada Senin (31/8). Indonesia tergabung di Grup H bersama Malaysia, Australia, dan tuan rumah Laos, dengan tiga pertandingan berlangsung pada 31 Agustus, 3 September, dan 6 September.

Dari 23 nama yang dipilih, Nova Arianto membawa formasi seimbang: tiga penjaga gawang, sepuluh pemain belakang, lima gelandang, dan lima penyerang. Targetnya jelas—memburu tiket ke putaran final Piala Asia U-20 2027 yang akan berlangsung di China.

Nama Kejutan di Bawah Mistar dan Lini Pertahanan yang Solid

Di posisi kiper, Dafa Al Gazemi dan Rendi Razzaqu dipastikan menjadi andalan. Namun, nama Er Deva Aulia justru menjadi kejutan terbesar di sektor ini. Kehadirannya menambah persaingan ketat untuk memperebutkan posisi utama di bawah mistar gawang Garuda Muda.

Lini belakang menjadi sektor dengan jumlah pemain terbanyak. Nama-nama seperti I Putu Panji, Eizar Jacob, Amar Brkic, Algazani Dwi, hingga Fabio Azka Irawan sudah malang melintang di timnas sejak level U-15. Mereka akan menjadi tembok pertahanan yang diharapkan kokoh menghadapi tekanan Australia dan Malaysia.

Welber Jardim Jadi Motor Lini Tengah, Arkhan Kaka di Ujung Tombak

Kualitas lini tengah akan bertumpu pada tiga nama utama: Isfandyar Abdillah, Nazriel Alfaro, dan Welber Jardim. Nama terakhir menarik perhatian karena berkiprah di Brasil, membawa pengalaman bermain di luar negeri yang diharapkan bisa mengatur tempo permainan Indonesia.

Di lini depan, Reno Salampessy, Zahaby Gholy, dan Arkhan Kaka siap menjadi ujung tombak. Ketiganya punya naluri gol yang tajam dan akan menjadi ancaman utama bagi pertahanan lawan sepanjang babak kualifikasi.

Laga kontra Malaysia pada 31 Agustus nanti bukan sekadar pertandingan pembuka, tetapi juga ujian awal seberapa cepat tim asuhan Nova Arianto bisa menyatu. Hasil positif di laga ini akan menjadi modal berharga sebelum menghadapi Australia yang diprediksi menjadi pesaing terberat di grup.

Reporter: Irwansyah Hakim
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top