ACEH — Zag mendirikan Zag Entertainment pada 2009. Studio yang berpusat di Paris ini kemudian tumbuh menjadi rumah produksi animasi terdepan dengan jangkauan global. Kesuksesan terbesarnya datang lewat Miraculous yang ia ciptakan bersama Thomas Astruc dan Nathanaël Bronn.
Serial ini mengikuti kisah dua remaja Paris yang berubah menjadi pahlawan super untuk melawan penjahat. Premis sederhana itu ternyata berhasil memikat penonton muda di berbagai negara. Selain beberapa musim serial dan episode spesial, waralaba ini juga telah diadaptasi menjadi film layar lebar yang sukses di pasaran.
Di luar Miraculous, Zag Entertainment juga memproduksi judul lain seperti Ghostforce, Zak Storm, dan Power Players. Pada 2024, Zag mengambil langkah strategis dengan bermitra bersama Mediawan, perusahaan super-indie asal Prancis. Kolaborasi ini melahirkan Miraculous Corp, sebuah usaha patungan yang khusus menangani dan memperluas jangkauan waralaba Miraculous.
Di sela acara Rendez-Vous nanti, Zag akan duduk bersama tim Deadline untuk membahas strategi bisnis dan pendekatannya dalam membangun waralaba animasi. Ia juga dijadwalkan berdiskusi soal cara menjangkau audiens muda yang kini memiliki banyak pilihan hiburan. Nama Zag melanjutkan jejak Fanny Herrero, kreator serial populer Call My Agent!, yang menerima penghargaan serupa pada tahun sebelumnya.
Penganugerahan ini menjadi pengakuan atas kontribusi Zag dalam industri televisi global, sekaligus menegaskan posisi Prancis sebagai salah satu pusat produksi animasi paling dinamis di Eropa.