KMP Teluk Sinabang Akhirnya Sandar di Pelabuhan Kuala Bubon setelah Baling-Baling Terlilit Tali Tongkang Batu Bara

Penulis: Irwansyah Hakim  •  Senin, 07 September 2026 | 21:58:31 WIB
KMP Teluk Sinabang berhasil sandar di Pelabuhan Kuala Bubon, Aceh Barat, setelah baling-balingnya terlilit tali tongkang batu bara.

KMP Teluk Sinabang berhasil dievakuasi dan sandar di Pelabuhan Kuala Bubon, Kabupaten Aceh Barat, setelah baling-baling kapal terlilit tali tongkang pengangkut batu bara di tengah pelayaran. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Simeulue Ranil Muriansyah Putra menyatakan proses penarikan kapal menggunakan tugboat berlangsung selama sembilan jam.

SIMEULUE — KMP Teluk Sinabang akhirnya bersandar di Pelabuhan Kuala Bubon, Kabupaten Aceh Barat, setelah proses evakuasi yang berlangsung lama. Kapal tersebut mengalami kendala teknis di tengah laut ketika baling-balingnya terlilit tali tongkang yang mengangkut batu bara, sehingga pelayaran terhenti total.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Simeulue Ranil Muriansyah Putra mengatakan insiden terjadi pada Senin (7/9) pukul 06.00 WIB. Kapal yang berangkat dari Pelabuhan Sinabang pada Minggu (6/9) itu akhirnya bisa sandar di dermaga tujuan pukul 14.45 WIB setelah ditarik tugboat.

Proses Evakuasi Berlangsung Sembilan Jam

Ranil Muriansyah Putra menjelaskan kapal dievakuasi dengan cara ditarik menggunakan tugboat. Proses penarikan ini memakan waktu hingga sembilan jam sebelum KMP Teluk Sinabang berhasil merapat di Pelabuhan Kuala Bubon.

"Namun di tengah pelayaran, baling-baling kapal terlilit tali tongkang yang mengangkut batu bara. Akibatnya perjalanan kapal terhenti dan kapal harus dievakuasi," katanya di Simeulue, Senin.

Selama proses evakuasi, kapal dikawal petugas gabungan untuk memandu agar KMP Teluk Sinabang dapat bersandar dengan selamat di dermaga tujuan. Pihaknya juga terus berkomunikasi dengan Syahbandar dan ASDP untuk memastikan pelayaran sesuai ketentuan.

Penumpang Alami Kelelahan Akibat Cuaca Panas

Seluruh penumpang kapal dilaporkan sudah turun dari kapal setelah bersandar. Namun, sejumlah penumpang mengalami kelelahan dan kepanasan akibat perjalanan yang berlangsung lambat selama proses evakuasi.

"Penumpang kapal saat itu cukup ramai. Ada penumpang mengalami kelelahan, akibat cuaca panas dan juga makanan yang terbatas di kapal," kata Ranil Muriansyah Putra.

Anto, seorang penumpang KMP Teluk Sinabang, membenarkan pelayaran berlangsung sangat lambat selama proses evakuasi. Kondisi cuaca yang panas memperparah kondisi para penumpang di dalam kapal.

"Cuaca juga panas sehingga banyak penumpang yang kelelahan. Saya dan penumpang lainnya sampai di Pelabuhan Bubon, dalam kondisi selamat," kata Anto.

Reporter: Irwansyah Hakim
Sumber: aceh.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top