MEULABOH — SMK Negeri 1 Samatiga menjadi sekolah ketujuh yang dikunjungi program Dekranasda Masuk Sekolah sejak program ini berjalan pada akhir tahun 2025. Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Ketua Harian Dekranasda Aceh Barat, Cut Zulfahnur Syafitri, Selasa (8/9/2026).
Ketua Dekranasda Aceh Barat, Ny. Afrinda Novalia, SE, MM, berhalangan hadir dan diwakili oleh Cut Zulfahnur. Turut hadir Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Aceh Barat beserta jajaran pengurus Dekranasda setempat.
Kegiatan mengusung tema "Kreativitas Pelajar dalam Mengembangkan Produk Lokal". Sosialisasi kali ini memusatkan perhatian pada inovasi kerajinan berbahan dasar anyaman eceng gondok, salah satu potensi alam yang banyak tersedia di wilayah pesisir Aceh Barat.
Cut Zulfahnur menyebut program ini dirancang untuk memperkenalkan kerajinan unggulan dan produk khas daerah kepada generasi muda. Para siswa tidak hanya dikenalkan pada produk jadi, tetapi juga diajak mencoba langsung proses berkreasi.
"Melalui kegiatan ini, kita ingin mengajak siswa dan siswi sebagai generasi unggul Aceh Barat untuk mengenal lebih dekat, sekaligus mencoba berkreasi dan menghasilkan produk kriya," ujar Cut Zulfahnur dalam sambutannya.
Ia berharap kegiatan ini mampu membentuk komunitas pelajar yang peduli terhadap akar budaya daerah. Generasi muda diharapkan berperan aktif menjaga dan melestarikan kerajinan khas Aceh Barat, bukan hanya menjadi pembeli produk lokal.
Program Dekranasda Masuk Sekolah merupakan agenda berkelanjutan yang menargetkan lebih banyak sekolah di Aceh Barat. Setiap kunjungan menghadirkan materi keterampilan yang berbeda sesuai potensi daerah masing-masing sekolah.