Aceh Utara — Human Initiative terus menunjukkan komitmen dalam merespons bencana banjir yang menerpa Aceh sejak fase tanggap darurat hingga kini memasuki fase transisi pemulihan. Respons yang dilakukan tidak hanya fokus pada bantuan darurat, tetapi juga mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak secara berkelanjutan dengan berbagai intervensi multisektor.
Jangkauan Bantuan Meliputi 7 Kabupaten
Wilayah kerja Human Initiative dalam respons banjir Aceh mencakup Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Pidie Jaya, Aceh Tengah, dan Bener Meriah. Program Manager Human Initiative wilayah Aceh, Nasharuddin, menjelaskan bahwa intervensi yang diberikan mencakup sektor pangan, non-pangan, penyediaan air bersih, hunian sementara, koordinasi dan pengelolaan pengungsian, serta dukungan pemulihan fasilitas umum.
Di Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Human Initiative melaksanakan intervensi utama berupa pengelolaan air bersih, distribusi bantuan non-pangan dalam bentuk paket perlengkapan tidur dan alat kerja komunitas. Program cash for work juga melibatkan masyarakat terdampak langsung dalam kegiatan pemulihan lingkungan.
Lokakarya Identifikasi Pembelajaran untuk Perbaikan Strategi
Kegiatan lokakarya pembelajaran program diselenggarakan pada Kamis 30 April 2026 di Aula MK Mulia Hotel, Lhoksukon, Aceh Utara. Forum evaluasi ini bertujuan mengidentifikasi berbagai pembelajaran dari respons yang telah dilaksanakan, khususnya di Desa Geudumbak, sehingga dapat menjadi dasar perbaikan dan penguatan strategi dalam menghadapi respons bencana di masa mendatang.
Nasharuddin menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran organisasi. "Kegiatan ini penting dilakukan agar lembaga dapat terus belajar dari pengalaman respons yang telah dilaksanakan, sekaligus memperbaiki kualitas intervensi ke depannya agar lebih efektif dan tepat sasaran," ujarnya.
Kolaborasi Lintas Stakeholder untuk Pemulihan Cepat
Kegiatan dihadiri berbagai pemangku kepentingan, antara lain Kepala Dinas Sosial P3A Aceh Utara Fakhruradhi, SH, MH, BPBD Aceh Utara, Pemerintah Kecamatan Langkahan, Pemerintah Desa Geudumbak, perwakilan masyarakat Desa Geudumbak, dan perwakilan organisasi non-pemerintah lainnya. Kepala Dinas Sosial P3A Aceh Utara, Fakhruradhi, menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk NGO lokal, guna mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak.
Melalui kegiatan lokakarya ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat dapat memperkuat koordinasi, meningkatkan kapasitas, serta membangun sistem respons bencana yang lebih tangguh dan adaptif untuk menghadapi ancaman bencana di masa depan.