Pencarian

Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Aceh Naik 22 Persen pada Maret 2026

Sabtu, 09 Mei 2026 • 12:26:45 WIB
Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Aceh Naik 22 Persen pada Maret 2026
Kunjungan wisatawan mancanegara ke Aceh naik 22,45 persen pada Maret 2026.

BANDA ACEH — Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat pertumbuhan signifikan pada sektor pariwisata dengan masuknya 2.684 wisatawan mancanegara selama Maret 2026. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 22,45 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 2.192 kunjungan.

Meski secara tahunan menunjukkan performa impresif, jumlah kunjungan pada Maret 2026 terpantau mengalami penurunan tipis sebesar 1,18 persen dibanding Februari 2026. Pemerintah Aceh menilai fluktuasi bulanan tersebut masih dalam batas wajar dan tidak mengganggu tren pertumbuhan sektor pariwisata daerah secara keseluruhan.

Sabang dan Banda Aceh Jadi Prioritas Promosi Jangka Pendek

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disbudpar Aceh Akmal Fajar menjelaskan bahwa bencana yang melanda sejumlah titik pada akhir 2025 tidak berdampak pada seluruh objek wisata. Kawasan unggulan seperti Sabang, Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Singkil, dan Simeulue dipastikan tetap aman untuk dikunjungi.

“Kami mengoptimalkan berbagai media promosi agar informasi mengenai destinasi wisata di Aceh dapat tersampaikan secara luas dan akurat kepada calon wisatawan,” ujar Akmal Fajar pada Sabtu (9/5/2026).

Destinasi yang tidak terdampak tersebut kini menjadi ujung tombak promosi jangka pendek. Langkah ini diambil untuk memberikan kepastian keamanan sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pariwisata di wilayah berjuluk Serambi Mekkah tersebut.

Bagaimana Strategi Pemulihan Destinasi Terdampak Bencana?

Untuk wilayah yang mengalami kerusakan akibat bencana, Pemerintah Aceh saat ini tengah berfokus pada proses rehabilitasi. Upaya perbaikan infrastruktur wisata tersebut diarahkan pada konsep pembangunan berkelanjutan agar memiliki ketahanan lebih kuat terhadap potensi bencana di masa depan.

Disbudpar Aceh juga memperkuat kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah kabupaten/kota, pelaku usaha, hingga influencer. Strategi promosi digital ditingkatkan untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan adaptif terhadap perubahan tren perjalanan wisatawan saat ini.

“Secara tahunan tren kunjungan wisatawan masih positif. Ini menunjukkan daya tarik Aceh tetap kuat di mata wisatawan,” kata Akmal menambahkan.

Melalui penguatan sinergi ini, pemerintah daerah optimistis target kunjungan wisatawan akan terus merangkak naik. Pertumbuhan sektor ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi bagi masyarakat lokal di berbagai kabupaten dan kota di Aceh.

Bagikan
Sumber: dialeksis.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks