Pencarian

Danrem 011/Lilawangsa Tegaskan Pancasila sebagai Jangkar Moral di Tengah Disrupsi Global, Ini Pesan untuk Generasi Muda Aceh

Senin, 01 Juni 2026 • 21:13:02 WIB
Danrem 011/Lilawangsa Tegaskan Pancasila sebagai Jangkar Moral di Tengah Disrupsi Global, Ini Pesan untuk Generasi Muda Aceh
Danrem 011/Lilawangsa tekankan pentingnya Pancasila sebagai jangkar moral di era disrupsi global.

LHOKSEUMAWE — Brigjen TNI Ali Imran membacakan amanat tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Prof KH Yudian Wahyudi, saat bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanat itu, Pancasila disebut sebagai "Bintang Penuntun" yang telah membuktikan ketangguhannya menjaga persatuan di tengah ketidakpastian dunia.

"Pancasila adalah 'Jangkar Moral' kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik," kata Danrem di hadapan peserta upacara.

Apa Bukti Ketangguhan Pancasila Selama 81 Tahun?

Menurut Danrem, bukti nyata ketangguhan Pancasila terlihat dari kemampuan Indonesia menyatukan lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan etnik dalam satu ikatan kebangsaan. Di saat banyak negara mengalami fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh.

Ia juga menyoroti peran aktif Indonesia di kancah internasional. Kontribusi pasukan perdamaian di bawah bendera PBB, mediasi konflik regional, serta konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa terjajah menjadi bukti kepemimpinan nyata bangsa ini.

Mengapa Generasi Muda Aceh Harus Peduli?

Di akhir amanatnya, Danrem secara khusus mengajak generasi muda sebagai pemegang estafet masa depan untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology). Ia memperingatkan bahwa kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral yang jelas justru bisa menyesatkan bangsa.

“Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai ini,” ujar Brigjen TNI Ali Imran mengutip amanat BPIP.

Apa Ancaman yang Paling Nyata bagi Pancasila Saat Ini?

Dalam kesempatan itu, Danrem mengidentifikasi disrupsi teknologi dan dinamika geopolitik sebagai dua turbulensi global utama. Tanpa jangkar moral yang kuat, kemajuan teknologi justru berpotensi memecah belah persatuan jika tidak diimbangi dengan nilai-nilai Pancasila.

Peringatan ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya di Aceh, untuk terus menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh jajaran Forkopimda serta personel TNI-Polri setempat.

Bagikan
Sumber: aceh.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks