Pencarian

Tujuh Jemaah Haji Asal Aceh Wafat di Tanah Suci, Kloter Terakhir Berasal dari Aceh Besar

Jumat, 05 Juni 2026 • 15:11:01 WIB
Tujuh Jemaah Haji Asal Aceh Wafat di Tanah Suci, Kloter Terakhir Berasal dari Aceh Besar
Tujuh jemaah haji asal Aceh meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.

BANDA ACEH — Duka menyelimuti penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Arijal, mengonfirmasi bahwa tujuh jemaah asal provinsi itu telah berpulang di Tanah Suci.

Jenazah seluruh jemaah telah mendapatkan penanganan sesuai ketentuan dan dimakamkan di Makkah. PPIH menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

Korban Terakhir: Gangguan Ginjal

Mahdi Muhammad Sufi (60), jemaah Kloter 2 asal Kabupaten Aceh Besar, menjadi korban ketujuh yang dilaporkan meninggal. Ia mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit King Abdul Aziz, Makkah, pada Rabu (3/6/2026), setelah menjalani perawatan akibat gangguan ginjal yang dideritanya.

Enam Jemaah Lainnya Meninggal Sejak 26 Mei

Sebelum Mahdi, enam jemaah lainnya dilaporkan wafat dalam rentang waktu 26 Mei hingga 31 Mei 2026. Berikut rinciannya berdasarkan data PPIH Embarkasi Aceh:

  • 26 Mei 2026: Maimunah Yusuf Ali (72) asal Aceh Tamiang dan Nurwaida Muhammad Yusuf (76) asal Kabupaten Bireuen.
  • 29 Mei 2026: Siti Salmijah (83) asal Kabupaten Pidie Jaya (Kloter 13) wafat di Rumah Sakit Mina Al Wadi.
  • 30 Mei 2026: Aminah Ahmad (76) asal Kabupaten Pidie Jaya (Kloter 13) meninggal di Sheefa Hospital.
  • 31 Mei 2026: Ibrahim Bin Abdul Kadir Nuh (74), jemaah Kloter 10 asal Kabupaten Pidie, meninggal di King Abdul Aziz Hospital. Pada hari yang sama, Sulasry Abdul Gani (74), jemaah Kloter 5 asal Kabupaten Bireuen, wafat di kamar hotel tempatnya menginap di kawasan Makkah.

Doa dan Penanganan dari Petugas

Atas nama PPIH Embarkasi Aceh, Arijal menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Semoga seluruh almarhum dan almarhumah diampuni segala dosanya, memperoleh haji yang mabrur, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan dan keikhlasan,” ujar Arijal.

Seluruh jemaah yang wafat telah mendapatkan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku di Arab Saudi. PPIH memastikan proses pemulasaraan jenazah berjalan lancar dan sesuai syariat.

Bagikan
Sumber: sinarpost.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks