Pencarian

Beras Bantuan Bencana di Aceh Barat Rusak dan Berkutu, Dinsos Sortir 390 Karung demi Antisipasi Cuaca Ekstrem

Jumat, 05 Juni 2026 • 15:38:01 WIB
Beras Bantuan Bencana di Aceh Barat Rusak dan Berkutu, Dinsos Sortir 390 Karung demi Antisipasi Cuaca Ekstrem
Dinas Sosial Aceh Barat melakukan sortir 390 karung beras bantuan bencana akibat kerusakan dan kutu.

MEULABOH — Stok beras bantuan sisa penanganan banjir bandang tahun 2025 di Kabupaten Aceh Barat mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Dari total sekitar 390 karung yang disimpan di gudang Dinas Sosial, beberapa karung dilaporkan sudah membusuk dan dipenuhi kutu.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Barat, Mulyadi, mengakui adanya kerusakan pada sebagian kecil beras tersebut. Ia menyebut faktor alamiah seperti kadar air saat pengemasan dan lamanya penyimpanan menjadi penyebab utama.

"Secara prinsip, 390-an karung beras yang ada di gudang saat ini masih layak konsumsi, hanya beberapa karung saja yang membusuk dan berkutu karena berbagai faktor," kata Mulyadi kepada ANTARA di Meulaboh, Kamis.

Berapa Banyak Beras yang Rusak dan Ke Mana Sisanya?

Mulyadi menjelaskan bahwa beras yang sudah tidak layak konsumsi telah dipisahkan dan dialihfungsikan. Alih-alih dibuang, beras berkutu tersebut diberikan sebagai makanan untuk unggas ayam.

Pihak Dinsos memastikan proses sortir dilakukan secara selektif sebelum distribusi ke masyarakat. Stok beras yang tersimpan di gudang sejak enam hingga tujuh bulan lalu ini tetap disiagakan sebagai cadangan pangan darurat.

Mengapa Beras Bantuan Bisa Bertahan Berbulan-bulan di Gudang?

Beras tersebut merupakan sisa bantuan bencana hidrometeorologi yang terjadi pada awal tahun 2025. Penyimpanan dalam jangka waktu setengah tahun dinilai mempengaruhi kualitas, terutama jika kadar air dalam kemasan tidak ideal saat pertama kali diterima.

Meski demikian, Dinas Sosial menegaskan bahwa mayoritas stok masih dalam kondisi baik. Pemerintah kabupaten tetap menyiagakan logistik ini untuk mengantisipasi kebutuhan mendesak akibat cuaca ekstrem yang kerap melanda pesisir Aceh Barat.

"Kami tetap menyiagakan stok ini untuk mengantisipasi kebutuhan akibat cuaca ekstrem yang sedang terjadi," pungkas Mulyadi.

Apa Langkah Dinsos Selanjutnya untuk Menjaga Kualitas Stok?

Ke depan, Dinas Sosial Aceh Barat akan lebih ketat dalam memantau kondisi gudang penyimpanan. Rotasi stok secara berkala menjadi salah satu opsi agar bantuan tidak kembali rusak sebelum disalurkan.

Pemerintah daerah juga diharapkan mempercepat distribusi bantuan pangan ke masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama di tengah musim pancaroba yang rawan bencana. Sortir beras berkutu kali ini menjadi pengingat pentingnya manajemen logistik kebencanaan yang lebih responsif.

Bagikan
Sumber: aceh.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks