LANGSA — Sebanyak 3.000 warga terdampak banjir di Kota Langsa dijadwalkan menerima bantuan tahap kedua yang akan disalurkan mulai besok hingga 10 Juli 2026. Plt Kepala Dinas Sosial Kota Langsa, Darma Putra, mengonfirmasi bahwa bantuan tersebut merupakan lanjutan dari program pemulihan pascabencana yang mencakup tiga komponen utama.
“Bantuan yang disalurkan mencakup program Jaminan Hidup (Jadup), Isi Hunian, serta Stimulan Ekonomi bagi warga terdampak bencana,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).
Mekanisme Penyaluran: Sistem Undangan dan Meja Pelayanan
Darma Putra menjelaskan bahwa proses penyaluran dilakukan secara bertahap untuk memastikan tepat sasaran. Penerima manfaat dari seluruh kecamatan di Kota Langsa dijadwalkan hadir sesuai nomor urut undangan dan waktu yang telah ditentukan.
“Kami membagi meja pelayanan berdasarkan jenis bantuan. Masyarakat tinggal mengikuti arahan petugas di lokasi,” katanya.
Program Jaminan Hidup Bantu Kebutuhan Pokok Warga
Program Jaminan Hidup (Jadup) menjadi salah satu andalan dalam bantuan tahap kedua ini. Bantuan tersebut berupa paket sembako dan kebutuhan dasar lainnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga yang rumahnya masih dalam masa perbaikan.
Sementara itu, bantuan Isi Hunian diberikan untuk mengganti perabotan rumah tangga yang rusak akibat banjir. Stimulan Ekonomi ditujukan bagi warga yang kehilangan mata pencaharian, seperti pedagang kecil dan buruh harian, agar bisa memulai usaha kembali.
Penyaluran Bertahap hingga 10 Juli 2026
Pemkot Langsa menargetkan seluruh bantuan tahap kedua rampung dalam waktu tiga pekan. Dinas Sosial setempat mengimbau warga untuk membawa kartu identitas dan surat undangan saat mengambil bantuan di titik yang sudah ditentukan.
“Kami minta warga datang sesuai jadwal. Jangan memaksakan diri jika belum mendapat undangan, karena akan ada giliran berikutnya,” tambah Darma Putra.