ACEH — Pendanaan proyek energi terbarukan skala besar di Amerika Serikat kembali mencatat rekor. Cypress Creek Energy, pengembang yang berbasis di Texas, sukses menutup pembiayaan untuk fase pertama dan kedua Steel River Energy Center di Arkansas. Nilai total pendanaan yang terkunci mencapai USD 3,5 miliar — setara dengan Rp 56 triliun jika menggunakan kurs Rp 16.000 per dolar AS.
Fase 1 dan 2 proyek ini akan menghadirkan kapasitas pembangkit listrik tenaga surya sebesar 1,63 gigawatt (GW). Jika ditambah dengan kapasitas penyimpanan baterai 1,9 gigawatt-jam (GWh), proyek ini mampu memasok listrik untuk ratusan ribu rumah tangga saat puncak produksi. Ketika fase ketiga rampung pada 2029, total kapasitas terpasang Steel River menjadi 2,45 GW surya dan 2,9 GWh baterai.
Salah satu poin unik proyek ini adalah komitmennya terhadap pasokan domestik. Seluruh baja struktural yang digunakan akan diproduksi di Amerika Serikat, dengan hampir semuanya berasal dari Mississippi County, Arkansas. Panel surya yang dipasang juga buatan First Solar, pabrikan asal AS. Langkah ini diperkirakan menciptakan sekitar 700 lapangan kerja konstruksi di lokasi proyek.
Kesepakatan pendanaan ini sepenuhnya dijamin oleh empat koordinator utama: Barclays, BNP Paribas, Santander, dan Wells Fargo. Cypress Creek juga menutup pembiayaan ekuitas pajak dari investor besar secara bersamaan. Untuk memastikan listrik yang dihasilkan terserap pasar, perusahaan telah menandatangani perjanjian jual-beli listrik virtual jangka panjang dengan satu korporasi pemeringkat investment grade.
CEO Cypress Creek Energy, Kevin Smith, mengatakan pendanaan ini mencerminkan dukungan kuat pasar modal terhadap proyek infrastruktur energi berkualitas tinggi. "Proyek ini akan membantu memenuhi permintaan listrik Arkansas dan AS yang tumbuh pesat, sekaligus memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi komunitas lokal," ujar Smith dalam pernyataan resmi.
Antusiasme kreditur terhadap proyek ini tidak mengejutkan. Permintaan terhadap infrastruktur energi skala besar saat ini sedang sangat tinggi, didorong oleh kebutuhan data center, kendaraan listrik, dan elektrifikasi industri. Proyek Steel River menjadi salah satu proyek solar-plus-storage terbesar di AS yang berhasil mencapai financial close dalam beberapa tahun terakhir.