ACEH — BANJARMASIN – Pemadaman listrik yang terjadi secara beruntun di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir memicu reaksi cepat dari DPRD setempat. Komisi III DPRD Kalsel akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PLN pada Kamis pekan ini untuk meminta penjelasan resmi atas gangguan pasokan yang meresahkan masyarakat.
Ketua DPRD Kalsel Supian HK mengatakan, pihaknya ingin mendengar langsung dari manajemen PLN mengenai akar persoalan yang menyebabkan pemadaman. "Informasi kami terima, persoalan ini bukan disebabkan hambatan pasokan batubara maupun kondisi stok bahan bakar minyak lainnya. Tapi ada trouble distribusi PLN di wilayah Kalimantan Tengah," ujarnya, Rabu (1/7).
Gangguan pasokan listrik ini langsung dirasakan oleh rumah tangga dan sektor bisnis. Aktivitas sehari-hari terganggu, sementara pelaku usaha mengeluhkan kerugian akibat mesin produksi yang berhenti operasi. DPRD mencatat, keluhan masuk dari berbagai daerah di Kalsel, mendorong lembaga legislatif untuk turun tangan lebih awal.
Sebelum memanggil PLN, DPRD Kalsel telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Gubernur Kalsel untuk memastikan penanganan gangguan dilakukan secara cepat dan tepat sasaran. Langkah ini diambil agar pemulihan tidak berlarut-larut.
Meski optimistis distribusi listrik akan kembali normal dalam dua hingga tiga hari ke depan, DPRD tetap mengagendakan RDP untuk mendapatkan gambaran utuh. Komisi III akan meminta penjelasan menyeluruh mengenai penyebab gangguan, langkah pemulihan yang telah dilakukan, hingga strategi jangka panjang agar pemadaman serupa tidak terulang.
"Dengan pasokan listrik yang stabil, aktivitas masyarakat, pelayanan publik, hingga roda perekonomian di Kalimantan Selatan dapat kembali berjalan tanpa terganggu oleh pemadaman berulang," harap Supian HK.
DPRD Kalsel berkomitmen mengawal proses pemulihan hingga layanan kelistrikan benar-benar pulih. Supian HK juga mengimbau masyarakat tetap tenang sembari menunggu normalisasi jaringan yang tengah dikerjakan PLN. "Insya Allah dalam dua sampai tiga hari distribusi listrik akan kembali normal. Tapi kita tetap mengundang PLN untuk mendapat penjelasannya secara langsung," tutupnya.