SUKA MAKMUE — Bupati Nagan Raya Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., yang akrab disapa TRK, menekankan bahwa kehadiran orang tua pada hari pertama sekolah bukan sekadar seremoni. Langkah ini dinilai krusial dalam memberikan dukungan emosional bagi anak, terutama yang baru pertama kali memasuki lingkungan belajar.
Untuk memastikan gerakan ini berjalan, Bupati TRK meminta seluruh kepala perangkat daerah memberikan fleksibilitas atau dispensasi jam kerja. Kebijakan ini berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun tenaga non-ASN yang memiliki anak usia sekolah.
"Kepada seluruh kepala perangkat daerah agar memberikan fleksibilitas atau dispensasi jam kerja bagi ASN maupun non-ASN yang memiliki anak usia sekolah sehingga dapat berpartisipasi dalam Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah," jelas TRK dalam keterangannya, Minggu (12/7/2026).
Penerbitan surat edaran ini merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Selain itu, kebijakan juga mengacu pada Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 17 Tahun 2026 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah (GEMAR) dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS).
"Kehadiran ayah maupun orang tua pada hari pertama sekolah dapat menjadi penyemangat bagi anak untuk memulai tahun ajaran baru dengan penuh rasa percaya diri dan semangat belajar," sambung TRK.
Bupati juga menginstruksikan seluruh kepala satuan pendidikan di Nagan Raya untuk menyambut kehadiran orang tua atau wali murid dengan baik. Hari pertama sekolah harus dimanfaatkan sebagai momentum mempererat kemitraan antara sekolah dan keluarga.
Menurut TRK, kolaborasi harmonis antara keluarga dan sekolah merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta prestasi peserta didik. "Saya berharap gerakan ini dapat memperkuat sinergi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak serta mendukung terwujudnya generasi Nagan Raya yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing," pungkasnya.