ACEH — Jakarta, Kompas.com — Kemunculan motor listrik Cakra NX1 di panggung peluncuran Program Motor Listrik Nasional (Molinas), Kamis (13/8/2026), menuai sorotan. Bentuknya yang nyaris identik dengan Alva N3, produk yang sudah dipasarkan anggota Aismoli, memicu pertanyaan soal kesiapan industri.
Ketua Umum Aismoli Budi Setiyadi buka suara. Ia mengaku tidak pernah diajak bicara sebelum acara bergulir. "Saya enggak diajak diskusi. Barangkali itu hanya sekadar formalitas dulu aja kali ya. Mungkin ya gitu," ujarnya kepada Kompas.com, Jumat (14/8/2026).
Menurut Budi, menampilkan model yang sudah eksis di pasaran adalah hal yang wajar untuk peluncuran perdana. Riset, pengembangan, hingga pembangunan pabrik motor listrik tidak bisa instan.
"Ya mana mungkin lah dalam waktu dekat, dari beberapa minggu yang lalu tiba-tiba ada produk baru. Butuh waktu panjang itu membangun pabriknya dan sebagainya," kata Budi.
Ia menegaskan, ekspektasi publik terhadap lahirnya motor listrik nasional yang sepenuhnya baru dalam hitungan minggu sejak program digagas adalah tidak realistis. Proses menuju produk anyar berjalan paralel dengan peningkatan komponen lokal.
Saat ini, rata-rata Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pelaku industri motor listrik masih berkisar 40 persen. Aismoli menargetkan angka itu naik ke 60 persen pada tahun depan.
Target tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto saat peluncuran Molinas. Kepala negara meminta sebagian besar komponen motor listrik nasional ke depan diproduksi di dalam negeri.
"Kan kemarin diharapkan sebagian besar dari TKDN-nya dari Indonesia. Sekarang aja barangkali yang sudah rata-rata 40 persen, tahun depan 60 persen. Itu kan butuh waktu panjang," jelas Budi.
Kendati masih banyak pekerjaan rumah, Budi tidak menampik peluncuran Molinas menjadi sinyal positif. Arah kebijakan kendaraan listrik nasional kini punya payung program yang jelas.
Kritik dan catatan dari asosiasi justru menjadi masukan agar eksekusi program ke depan lebih matang. Detail teknis dan kejelasan produk baru masih dinanti publik dalam waktu dekat.
Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari penyelenggara Molinas maupun pihak yang menaungi Cakra NX1 mengenai kemiripan desain dengan Alva N3. Kompas.com masih berupaya mengonfirmasi lebih lanjut.