Aipda Jonni Rahmad, Polisi di Pidie Jaya yang Bangun 4 Rumah dan Rehab 3 Rumah untuk Fakir Miskin

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:01:31 WIB
Aipda Jonni Rahmad, Ps. Kasium Polsek Panteraja, membangun empat rumah dan merehabilitasi tiga rumah bagi warga kurang mampu di Pidie Jaya.

PIDIE JAYA — Di tengah kesibukannya sebagai Ps. Kasium Polsek Panteraja, Aipda Jonni Rahmad memilih jalan pengabdian yang jarang ditempuh orang lain. Sebagian gajinya setiap bulan ia sisihkan untuk membangun rumah layak huni bagi warga yang hidup dalam keterbatasan. Hingga kini, empat rumah telah berdiri dan tiga rumah lainnya berhasil direhabilitasi.

Pria kelahiran 15 Maret 1986 ini meyakini bahwa seragam cokelat yang dikenakannya bukan sekadar atribut tugas. Justru di luar jam dinas, ia merasa tanggung jawabnya kepada masyarakat semakin besar. "Semua yang saya lakukan bukan untuk mencari popularitas atau dikenal banyak orang. Ini murni karena keinginan untuk membantu sesama," ujarnya kepada media ini, Selasa (25/8/2026).

Berawal dari Prinsip Sederhana Pengabdian

Bagi Jonni, pengabdian berarti berbagi ketika memiliki dan membantu tanpa diminta. Prinsip ini ia pegang teguh sejak mengabdikan diri di Korps Bhayangkara setelah lulus Diktukba Polri pada 2005. Ia juga sempat mengikuti pendidikan pengembangan di bidang penyegaran bendahara pengeluaran pada 2015.

Dedikasinya tidak luput dari perhatian para pimpinan. Sepanjang kariernya, Jonni telah menerima penghargaan dari Kapolres Pidie pada 2017, Kapolres Pidie Jaya pada 2020, serta Asisten SDM Polri dan Kapolda Aceh pada 2021. Setahun kemudian, penghargaan kembali diberikan oleh Kepala SPN Polda Aceh. Ia juga tercatat menerima Satyalancana Pengabdian 8 Tahun pada 2013 dan Satyalancana Pengabdian 16 Tahun pada 2021.

Hadir di Tengah Musibah dan Hari Raya

Kepedulian Jonni tidak berhenti pada pembangunan rumah. Saat banjir melanda sejumlah wilayah pada akhir 2025 lalu, ia mendatangi anak-anak terdampak sambil membawa Iqra dan Al-Qur'an. Ia ingin memastikan musibah tidak memutus semangat anak-anak untuk tetap belajar mengaji.

Menjelang Idulfitri, alumni SMK Negeri 2 Sigli ini rutin menyisihkan rezekinya untuk membelikan pakaian lebaran bagi anak-anak yatim piatu. Ia bahkan pernah membantu seorang anak penderita kebocoran jantung hingga menjalani pengobatan ke Jakarta. Baginya, berbagi kebahagiaan tidak harus menunggu memiliki lebih.

Rumah Sederhana yang Menghadirkan Harapan

Rumah-rumah yang ia bangun mungkin sederhana, tetapi bagi para penghuninya, bangunan tersebut menjadi tempat berlindung dan menghadirkan rasa aman. Jonni tidak sedang mengejar pujian ataupun mencari sorotan. Ia hanya ingin membantu menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak bagi mereka yang selama ini hidup dalam keterbatasan.

"Sebagai anggota Polri, saya merasa wajib untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama ketika ada saudara-saudara kita yang membutuhkan," kata Jonni.

Apa yang dilakukan Aipda Jonni Rahmad membuktikan bahwa pengabdian seorang polisi tidak berhenti ketika tugas kedinasan selesai. Dengan seragam cokelatnya, ia memilih hadir melalui tindakan-tindakan sederhana yang memberi dampak nyata. Sebab, menjadi polisi bukan hanya tentang menjaga masyarakat agar tetap aman, tetapi juga memastikan mereka yang sedang berada dalam kesulitan tidak merasa sendirian.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Sumber: jaringanberitaaceh.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top