BIREUEN — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan Kantor Camat Kota Juang tahun ini diisi dengan santunan bagi puluhan anak yatim. Sebanyak 23 anak dari 23 gampong menerima bantuan berupa sedekah dan nasi Maulid untuk dibawa pulang, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan berlangsung sederhana namun sarat kehangatan. Panitia menyebut seluruh dana berasal dari kontribusi swadaya para staf kantor camat. Camat Kota Juang Saifuddin bahkan secara pribadi menyumbangkan seekor kambing yang kemudian diolah menjadi gulai untuk hidangan bersama.
Acara juga dimeriahkan dengan lantunan selawat dari tim selawat salah satu dayah di sekitar kantor camat, menambah kekhidmatan peringatan hari lahir Rasulullah SAW tersebut.
Saifuddin menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan maulid internal Kantor Camat Kota Juang, bukan Maulid Akbar Kecamatan. Menurutnya, Maulid Akbar Kecamatan Kota Juang telah lebih dulu dilaksanakan di Masjid Lhok Awe pada 12 Rabiul Awal.
“Kita ingin Maulid tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim,” ujar Saifuddin dalam sambutannya.
Pantauan di lokasi, acara turut dihadiri Bupati Bireuen Mukhlis beserta jajaran pemerintah daerah. Para keuchik dan perangkat gampong se-Kecamatan Kota Juang juga tampak hadir memenuhi undangan.
Kehadiran para pemimpin gampong ini tidak sekadar untuk bersilaturahmi. Momen Maulid dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah kecamatan dan pemerintahan gampong dalam hal pelayanan publik.
Dalam kesempatan itu, Saifuddin mengajak seluruh jajarannya untuk meneladani nilai-nilai kepemimpinan Rasulullah SAW. Amanah, kejujuran, dan kepedulian menjadi tiga nilai utama yang ia tekankan untuk diinternalisasi dalam pekerjaan sehari-hari.
“Semangat Maulid harus kita bawa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Keteladanan Rasulullah SAW menjadi inspirasi bagi kita untuk membangun kebersamaan, meningkatkan pelayanan dan memperbaiki tata kelola pemerintahan,” katanya.