ACEH — Jakarta, VIVA — Membeli motor bekas sesungguhnya adalah permainan dua arah: mendapatkan kendaraan dengan harga efisien di awal, namun tetap memikirkan potensi penjualannya kembali di masa depan. Depresiasi adalah keniscayaan, tetapi memilih model dengan pasar sekunder yang dalam bisa meminimalkan "kerugian" saat kendaraan dilego lagi.
Penelusuran VIVA Otomotif pada Senin (7/9/2026) menunjukkan bahwa kelima model di bawah ini punya ekosistem suku cadang, komunitas, dan permintaan harian yang kuat. Alhasil, kurva penurunan harganya cenderung landai dibandingkan model lain yang pamornya cepat meredup.
Honda BeAT adalah primadona sejati di segmen entry-level. Dimensinya yang ringkas dan konsumsi bahan bakarnya yang irit membuatnya menjadi kendaraan harian favorit, baik untuk pelajar maupun pekerja kantoran. Karena basis penggunanya sangat luas, unit bekasnya tidak pernah sepi peminat.
Sebagai gambaran pasar pada Juni 2026, Honda BeAT keluaran 2018 masih dihargai di kisaran Rp8 juta hingga Rp9,5 juta. Sementara untuk tahun produksi yang lebih muda, yakni 2022, banderolnya bertengger di angka Rp12 juta sampai Rp13 juta, tentu dengan catatan kondisi mesin dan kelengkapan surat yang sempurna.
Berpindah satu kelas di atas BeAT, Honda Vario 125 memiliki pangsa pasar yang tak kalah agresif. Generasi lamanya yang masih banyak beredar membuat ketersediaan suku cadang tidak menjadi masalah. Kombinasi mesin 125cc yang halus dengan handling lincah membuat motor ini tetap relevan di jalanan perkotaan yang macet.
Data yang dihimpun sepanjang 2026 menunjukkan Vario 125 tahun 2017 masih dihargai sekitar Rp11 juta. Sedangkan untuk unit keluaran 2022, nilai jualnya bertahan di kisaran Rp16 juta. Pola ini mengindikasikan bahwa meski usia kendaraan bertambah, rentang harga bekasnya tidak ambruk.
Berbeda dari skutik kebanyakan, Honda Scoopy mengusung DNA desain retro yang ikonik. Karakter ini membuatnya memiliki basis konsumen tersendiri yang tidak sekadar mencari alat transportasi, tetapi juga ingin tampil beda. Faktor gaya inilah yang membuat nilainya di pasar bekas cenderung stabil.
Harga Scoopy bekas dari beberapa tahun produksi masih bertengger di level belasan juta rupiah. Salah satu catatan dari marketplace motor bekas menunjukkan unit Scoopy 2022 ditawarkan dengan harga Rp17,5 juta. Angka aktual di lapangan bisa berbeda, tergantung kondisi bodi dan lokasi penjualan.
Yamaha NMAX mengisi segmen skutik berkapasitas mesin lebih besar dan posisi duduk yang lebih lega. Popularitasnya sejak generasi pertama hingga kini membuat pergerakan unit bekasnya sangat likuid. Konsumen yang mencari motor untuk perjalanan jarak menengah kerap menjadikan NMAX sebagai pilihan utama.
Permintaan yang tinggi terhadap unit bekas NMAX membuat harganya tidak mudah turun. Meski data spesifik untuk tahun produksi tertentu tidak dirinci lebih lanjut dalam penelusuran ini, tren pasar menunjukkan bahwa NMAX selalu masuk dalam daftar motor bekas dengan nilai jual paling bertahan di kelasnya.
Dari keempat model di atas, terlihat pola yang sama: volume penjualan yang besar saat baru dan reputasi mesin yang awet. Semakin banyak unit terjual, semakin luas pula jaringan bengkel dan ketersediaan komponen pengganti di pasaran. Hal ini memberikan rasa aman bagi pembeli motor bekas, yang pada gilirannya menjaga siklus permintaan tetap sehat.
Bagi konsumen yang berencana membeli motor bekas dalam waktu dekat, menjadikan kelima model ini sebagai kandidat utama adalah langkah rasional. Selain biaya perawatan yang terjangkau, Anda tidak perlu khawatir nilai motor anjlok drastis ketika nantinya ingin upgrade ke kendaraan yang lebih baru.