Pencarian

Pemkab Bireuen Peringati Harkitnas 2026, Wakil Bupati Bacakan PP TUNAS yang Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun

Rabu, 20 Mei 2026 • 12:33:19 WIB
Pemkab Bireuen Peringati Harkitnas 2026, Wakil Bupati Bacakan PP TUNAS yang Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
Wakil Bupati Bireuen memimpin upacara Harkitnas 2026 di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen.

BIREUEN — Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar upacara bendera memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Selasa (20/5/2026). Upacara yang mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” itu dipimpin langsung Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT, sebagai inspektur upacara.

PP TUNAS: Aturan Baru untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

Dalam amanatnya, Razuardi membacakan sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid. Ia menyampaikan, tantangan bangsa saat ini telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital.

“Per 28 Maret 2026, pemerintah resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial dan platform digital berisiko tinggi lainnya,” kata Razuardi saat membacakan sambutan tersebut.

Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS). Pemerintah menyebut aturan ini sebagai langkah nyata negara dalam memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan ruang digital yang sehat, aman, dan sesuai dengan usia tumbuh kembang mereka.

Semangat 1908 dan Program Strategis Nasional

Razuardi menekankan bahwa semangat 1908 adalah tonggak ketika perjuangan bangsa bertransformasi dari perlawanan fisik menuju perjuangan intelektual dan diplomatik. Karena itu, tema Harkitnas tahun ini dinilai relevan untuk memperkuat perlindungan terhadap generasi muda sebagai aset masa depan bangsa.

Pemerintah, lanjutnya, terus menjalankan berbagai program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Mulai dari Program Makan Bergizi Gratis, pemerataan akses pendidikan melalui Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, hingga layanan Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat pembangunan ekonomi desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diharapkan menjadi penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Ajakan untuk Meningkatkan Literasi Digital

Razuardi mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi hingga generasi muda, untuk kembali menyalakan semangat Boedi Oetomo dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita jadikan momentum Hari Kebangkitan Nasional ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan setiap langkah pembangunan berorientasi pada kemajuan bersama,” ujarnya.

Upacara turut dihadiri unsur Forkopimda Plus Kabupaten Bireuen, Sekretaris Daerah Bireuen, para pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen. Rangkaian acara juga meliputi pembacaan teks Pancasila dan naskah Pembukaan UUD 1945.

Bagikan
Sumber: kabarbireuen.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks