ACEH — Keterlambatan ini dipicu pekerjaan perbaikan saluran bawah tanah yang belum rampung. Berdasarkan data Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, proses penutupan dan sterilisasi area baru dimulai Senin (1/6) pukul 14.00 WIB, sehingga perbaikan optimal baru berlangsung pukul 16.00 WIB. Akibatnya, target pembukaan penuh pukul 05.00 WIB, Selasa (2/6), tidak tercapai.
Dua Tahap Pembukaan Lajur
Budi menjelaskan skema pembukaan bertahap diterapkan demi keselamatan. Lajur yang berada di sisi rel kereta api akan dibuka lebih dulu pukul 08.00 WIB. Sementara itu, lajur di sisi lainnya baru bisa dilintasi kendaraan sekitar pukul 11.00 WIB.
"Kami memahami kondisi ini berdampak pada mobilitas warga yang melintas di kawasan Lenteng Agung. Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pembukaan jalan dan mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan waktu perjalanan serta menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan," ujar Budi dalam keterangan resmi, Selasa (2/6).
Prioritas Keselamatan Pekerja dan Pengguna Jalan
Penundaan ini bukan tanpa alasan. Budi menegaskan bahwa seluruh tahapan perbaikan harus tuntas sesuai prosedur sebelum jalan difungsikan kembali. Keselamatan pekerja konstruksi dan pengendara menjadi pertimbangan utama.
"Keselamatan pekerja dan pengguna jalan menjadi prioritas utama. Karena itu, seluruh tahapan pekerjaan harus dilakukan sesuai prosedur agar hasil perbaikan aman dan dapat digunakan kembali oleh masyarakat," kata dia.
Dishub DKI terus berkoordinasi dengan Dinas SDA untuk mempercepat penyelesaian. Sejumlah petugas masih disiagakan di titik-titik rawan kemacetan untuk mengatur lalu lintas dan mengarahkan pengendara ke jalur alternatif.
Rekayasa Lalu Lintas dan Imbauan Warga
Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok ditutup total sejak Senin (1/6) pukul 14.00 WIB menyusul amblasnya badan jalan akibat kerusakan saluran bawah tanah. Arus kendaraan dialihkan ke ruas alternatif di sekitar Jagakarsa dan Pasar Minggu.
Pihak Dishub mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas di lapangan dan memantau informasi terbaru melalui kanal resmi pemerintah. Informasi mengenai pembukaan penuh ruas jalan akan disampaikan secara berkala.