ACEH — Suzuki Malaysia melalui distributor resmi Suzuki Malaysia Sdn Bhd mengumumkan peluncuran dua varian terbaru Jimny pada pekan ini. Model Jimny AllGrip Plus dan Jimny Rhino Plus 2026 resmi dipasarkan dengan banderol RM 159.000 hingga RM 174.000, setara Rp 560-613 juta (kurs Rp 3.525 per ringgit). Pengumuman ini disampaikan dalam konferensi pers virtual yang digelar Selasa (18/2).
Dua Varian dengan Tambahan ADAS dan Kamera 360
Perbedaan utama varian Plus dibanding Jimny standar terletak pada paket keselamatan aktif. Suzuki menambahkan sistem ADAS (Advanced Driver Assistance Systems) yang mencakup:
- Peringatan tabrakan depan (Forward Collision Warning)
- Pengereman darurat otomatis (Autonomous Emergency Braking)
- Lane Departure Warning
- Kamera 360 derajat untuk parkir
Sensor parkir depan dan belakang juga menjadi perlengkapan standar. Fitur-fitur ini sebelumnya absen di Jimny generasi ketiga yang diluncurkan pertama kali pada 2018.
Mesin dan Transmisi Tidak Berubah, Fokus pada Kenyamanan
Suzuki tidak melakukan perubahan pada sektor mesin. Jimny Rhino Plus dan AllGrip Plus tetap menggunakan mesin K15B 1.5 liter 4-silinder bensin dengan tenaga 102 PS dan torsi 130 Nm. Transmisi yang ditawarkan adalah otomatis 4-percepatan untuk varian Rhino Plus, sementara AllGrip Plus hadir dengan transmisi manual 5-percepatan.
Perbedaan mendasar antara kedua varian terletak pada sistem penggerak. Rhino Plus menggunakan penggerak roda belakang (RWD) dengan desain lebih urban, sedangkan AllGrip Plus membawa sistem 4WD part-time yang cocok untuk medan off-road ringan. Keduanya tetap mempertahankan sasis ladder frame khas Jimny.
Harga Bersaing di Segmen Compact SUV
Dengan harga RM 159.000 untuk Jimny Rhino Plus dan RM 174.000 untuk AllGrip Plus, Suzuki menempatkan Jimny di segmen yang sama dengan Honda WR-V dan Toyota Raize. Namun, Jimny menawarkan keunggulan desain ikonik dan kemampuan off-road yang tidak dimiliki kedua kompetitornya. Pemasaran di Malaysia saat ini baru mencakup wilayah Semenanjung Malaysia, dengan rencana ekspansi ke Sabah dan Sarawak pada kuartal kedua 2026.
Bagi konsumen Indonesia, kehadiran varian Plus di Malaysia memicu spekulasi apakah Suzuki Indomobil Sales akan membawa fitur serupa ke pasar dalam negeri. Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari ATPM Suzuki di Indonesia.