Pencarian

Pangsa Pasar Mobil Listrik China Tembus 62,9 Persen di Mei 2026, Penjualan ICE Anjlok 37 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 • 05:13:31 WIB
Pangsa Pasar Mobil Listrik China Tembus 62,9 Persen di Mei 2026, Penjualan ICE Anjlok 37 Persen
Pangsa pasar mobil listrik di China mencapai 62,9 persen pada Mei 2026, menurut data CPCA.

ACEH — Data terbaru dari China Passenger Car Association (CPCA) mengonfirmasi bahwa Mei 2026 menjadi bulan bersejarah bagi elektrifikasi di China. Kendaraan listrik murni (BEV), plug-in hybrid (PHEV), dan extended-range electric vehicle (EREV) secara kolektif menguasai hampir dua pertiga pasar ritel. Angka ini naik signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, meskipun pemerintah setempat mulai memangkas berbagai insentif dan subsidi pembelian.

Penjualan ICE Anjlok 37 Persen, Jadi "Tumbal" Elektrifikasi

Pasar kendaraan bermesin bensin mencatat penurunan paling tajam. CPCA mencatat penjualan ICE pada Mei 2026 hanya sekitar 560 ribu unit, atau turun 37,1 persen secara tahunan. Angka ini berkontribusi terhadap 82 persen dari total penurunan penjualan otomotif China secara keseluruhan.

Media ekonomi China, The 21st Century Economic, menyebut fluktuasi harga energi dan bahan bakar sebagai katalis utama yang mempercepat perpindahan konsumen dari mobil konvensional ke kendaraan listrik. Tren ini diperkirakan akan terus berlanjut seiring dengan meluasnya infrastruktur pengisian daya dan turunnya harga baterai.

SUV Listrik Premium: Volkswagen ID. Era 9X hingga Zeekr 9X Laris Manis

Segmen kendaraan listrik premium justru menunjukkan performa positif di tengah perlambatan pasar domestik. SUV listrik Volkswagen ID. Era 9X mencatat pengiriman sebanyak 5.004 unit. Sementara itu, Nio ES8 berhasil menjual 11.472 unit, dan crossover premium Zeekr 9X membukukan 9.058 unit.

Pertumbuhan ini menjadi motor baru bagi perusahaan patungan antara produsen global dan pabrikan China, seperti SAIC Volkswagen, GAC Toyota, dan BMW Brilliance. CPCA mencatat, penjualan kendaraan listrik dari perusahaan patungan tersebut meningkat 51 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sebaliknya, penjualan kendaraan bermesin bensin mereka justru turun 41 persen pada periode yang sama.

BYD dan Chery Gencar Ekspor, NEV Kuasai 54 Persen Pengiriman Luar Negeri

Di tengah tekanan pasar domestik, ekspor menjadi fokus utama produsen otomotif China. Data CPCA menunjukkan kendaraan energi baru menyumbang 54 persen dari total ekspor otomotif China pada Mei 2026—sebuah rekor tertinggi sepanjang sejarah.

BYD, produsen kendaraan listrik terbesar China, mencatat rekor penjualan luar negeri sebanyak 160.644 unit. Angka tersebut setara 42 persen dari total penjualan BYD yang mencapai 382.476 kendaraan. Chery bahkan membukukan volume ekspor lebih tinggi, yakni 181.871 unit, yang berkontribusi 73,39 persen terhadap total penjualan Chery selama bulan yang sama.

Penjualan kumulatif NEV di China pada Januari-Mei 2026 tercatat mencapai 7,099 juta unit, turun 19,5 persen secara tahunan. Namun, dengan dominasi pangsa pasar yang terus meroket, masa depan kendaraan listrik di China tampak semakin tak terbendung.

Bagikan
Sumber: mobilinanews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks