BANDA ACEH — Sembilan jemaah haji asal Aceh tercatat meninggal dunia di Tanah Suci selama musim haji tahun ini. Korban terakhir adalah Muhammad Yusuf bin Nafi dari Kloter 8 asal Kabupaten Bireuen, yang wafat di Madinah pada Minggu (14/6/2026) pukul 15.20 WAS.
Ketua PPIH Embarkasi Aceh, Arijal, menyatakan bahwa jemaah tersebut meninggal karena sakit menjelang kepulangan ke Indonesia. “Total sudah sembilan orang jemaah haji Aceh yang meninggal di Tanah Suci,” ujarnya, Rabu (17/6/2026).
Delapan Jemaah Lain Wafat di Makkah dengan Riwayat Penyakit
Berdasarkan laporan PPIH, delapan jemaah lainnya tutup usia di Makkah sejak akhir Mei hingga awal Juni 2026. Sebagian besar wafat di rumah sakit atau hotel tempat menginap.
Dua jemaah dari Kloter 10 asal Kabupaten Pidie, Nurdin Ali (69) dan Ibrahim Bin Abdul Kadir Nuh (74), meninggal di lokasi berbeda pada awal Juni dan akhir Mei. Nurdin wafat karena masalah jantung di Hotel Burj Al Wahda Al Mutamayyiz pada 6 Juni, sementara Ibrahim mengembuskan napas terakhir di King Abdul Aziz Hospital pada 31 Mei.
Mahdi Muhammad Sufi (60) dari Aceh Besar yang tergabung dalam Kloter 2 wafat di rumah sakit yang sama akibat penyakit ginjal. Sementara itu, Sulasry Abdul Gani (74) asal Bireuen dari Kloter 5 meninggal di Burj Al Wahda Almutamayiz pada 31 Mei.
Jemaah Berusia di Atas 70 Tahun Mendominasi
Data PPIH menunjukkan mayoritas jemaah yang wafat berusia lanjut, di atas 70 tahun. Aminah Ahmad (76) dari Pidie Jaya (Kloter 13) wafat di Sheefa Hospital pada 30 Mei. Sehari sebelumnya, Siti Salmijah (83) dari daerah yang sama meninggal di RS Mina Al Wadi pada 28 Mei.
Dua jemaah lainnya wafat pada 26 Mei, yakni Maimunah Yusuf Ali (72) dari Aceh Tamiang (Kloter 13) dan Nurwaida Muhammad Yusuf (76) dari Bireuen (Kloter 8).
Pemakaman di Dua Tempat Berbeda
Seluruh jenazah telah dimakamkan sesuai lokasi wafat. “Para jamaah haji asal Aceh yang meninggal di Makkah telah dimakamkan di pemakaman Asy-Syara’i dan Saraya Suhada Al Haram. Sedangkan yang wafat di Madinah dimakamkan di pemakaman Baqi,” kata Arijal.
PPIH Embarkasi Aceh terus memantau kondisi kesehatan jemaah yang tersisa di Tanah Suci. Hingga berita ini diturunkan, proses pemulangan jemaah kloter akhir masih berjalan sesuai jadwal yang ditentukan.