ACEH BESAR — Rombongan SLB Negeri Pidie Jaya datang ke SLBN Pembina Provinsi Aceh untuk mempelajari tata kelola sekolah, kurikulum adaptif, dan metode pembelajaran yang selama ini menghasilkan prestasi tingkat nasional. Kepala SLBN Pidie Jaya Purnama Putra menyebut sekolah tujuan sebagai rujukan karena telah lama mendidik anak berkebutuhan khusus dengan hasil yang terbukti.
Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Selain diskusi, rombongan meninjau langsung ruang kelas dan ruang keterampilan untuk melihat proses belajar-mengajar yang berjalan.
Mengapa SLBN Pembina Provinsi Aceh Jadi Tujuan Studi Tiru
Menurut Purnama, SLBN Pembina Provinsi Aceh merupakan salah satu sekolah yang mendidik anak-anak berkebutuhan khusus dengan pembelajaran terbaik dan melahirkan banyak prestasi di tingkat provinsi maupun nasional. Prestasi itu yang membuat sekolah tersebut dipilih sebagai tempat belajar.
"SLB Negeri Pembina Provinsi Aceh merupakan salah satu sekolah yang mendidik anak-anak berkebutuhan khusus yang sudah melakukan pembelajaran terbaik dan melahirkan banyak prestasi baik di tingkat provinsi maupun nasional," ujar Purnama kepada media, Minggu (1/11).
Ia menilai pertemuan kedua SLB negeri itu menjadi momentum penting untuk saling berbagi praktik baik demi meningkatkan mutu sekolah, kemandirian, dan keterampilan vokasional peserta didik.
Keterampilan Vokasional Jadi Bahasan Utama
Salah satu fokus diskusi adalah optimalisasi program keterampilan atau vokasional murid. Program ini dinilai krusial agar lulusan SLB tidak hanya mandiri secara personal, tetapi juga siap berwirausaha dan terserap di dunia kerja.
"Program ini dinilai sangat krusial agar para lulusan SLB nantinya tidak hanya mandiri secara personal, melainkan juga siap berwirausaha dan terserap di dunia kerja," sebutnya.
SLBN Pembina Provinsi Aceh dikenal memiliki berbagai program keahlian yang terintegrasi dari jenjang TKLB, SDLB, SMPLB, hingga SMALB. Jenjang panjang itu menjadi bahan pelajaran tersendiri bagi rombongan Pidie Jaya.
Yang Dibawa Pulang ke Pidie Jaya
Purnama berharap studi tiru ini membuat SLBN Pidie Jaya dapat mengadopsi sistem pengajaran dan pembinaan karakter yang sukses diterapkan di SLBN Pembina Provinsi Aceh. Adopsi itu akan disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik disabilitas di Pidie Jaya.
Kedua pihak juga menyepakati komitmen bersama untuk masa depan peserta didik. Kunjungan ini menegaskan dukungan kedua sekolah terhadap visi misi Dinas Pendidikan Aceh dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang setara dan berkelanjutan.
"Melalui kolaborasi dan hubungan silaturahmi yang terus terjaga, diharapkan perhatian terhadap pendidikan khusus di Aceh semakin meningkat. Sinergi ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang bagi anak-anak Aceh untuk terus berkembang, berkarya, dan meraih masa depan yang gemilang," tandas Purnama.