Pencarian

Gubernur Muzakir Manaf Jajaki Kerja Sama Investasi Aceh dengan Belanda

Kamis, 07 Mei 2026 • 19:09:01 WIB
Gubernur Muzakir Manaf Jajaki Kerja Sama Investasi Aceh dengan Belanda
Gubernur Aceh Muzakir Manaf menerima kunjungan Wakil Kepala Perwakilan Kedutaan Belanda di Meuligoe.

ACEH — Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menerima kunjungan Wakil Kepala Perwakilan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Adriaan Palm, di Meuligoe Gubernur Aceh. Pertemuan ini difokuskan pada evaluasi dukungan penanganan bencana sekaligus pemetaan potensi ekonomi jangka panjang antara kedua belah pihak.

Adriaan Palm mengungkapkan bahwa Pemerintah Belanda menaruh perhatian serius terhadap bencana banjir dan fenomena hidrometeorologi yang melanda sejumlah titik di Aceh baru-baru ini. Selain memantau bantuan yang telah disalurkan, delegasi Belanda ingin memastikan proses rekonstruksi di wilayah terdampak berjalan efektif bagi masyarakat lokal.

Pantau Rehabilitasi dan Dukungan Penanganan Banjir

"Kami ingin melihat langsung bagaimana penanganan bencana berjalan dan bagaimana bantuan yang telah diberikan dapat mendukung masyarakat," ujar Adriaan Palm saat memberikan keterangan di Meuligoe Gubernur Aceh.

Menurut Adriaan, hubungan antara Aceh dan Belanda memiliki akar sejarah yang panjang. Hal tersebut menjadi fondasi kuat untuk memperluas kemitraan, tidak hanya pada aspek kemanusiaan pascatsunami, tetapi juga merambah ke sektor pembangunan yang lebih luas dan berkelanjutan di masa depan.

Peluang Investasi Pertanian hingga Sektor Pertambangan

Merespons kunjungan tersebut, Gubernur Aceh yang akrab disapa Mualem menegaskan kesiapan daerahnya dalam memfasilitasi kerja sama internasional. Ia menilai kehadiran investor atau dukungan teknis dari Belanda dapat mempercepat pembangunan di sektor-sektor potensial yang selama ini menjadi keunggulan Aceh.

“Atas nama Pemerintah Aceh, kami menyambut baik kunjungan ini dan siap memberikan dukungan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Mualem.

Ia memaparkan beberapa bidang yang terbuka bagi peluang investasi bersama delegasi Belanda, antara lain:

  • Sektor pertanian dan penguatan ketahanan pangan lokal.
  • Pengembangan perkebunan rakyat yang lebih modern.
  • Eksplorasi dan pengelolaan sektor pertambangan secara strategis.

Pertemuan yang berlangsung hangat ini diharapkan menjadi pembuka komunikasi yang lebih intensif. Pemerintah Aceh berkomitmen membuka diri terhadap berbagai skema kerja sama yang mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan infrastruktur daerah ke depan.

Bagikan
Sumber: masakini.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks