Pencarian

Presiden Prabowo Panen Raya Udang di Kebumen, Targetkan Indonesia Jadi Produsen Nomor Satu Dunia

Minggu, 24 Mei 2026 • 15:04:01 WIB
Presiden Prabowo Panen Raya Udang di Kebumen, Targetkan Indonesia Jadi Produsen Nomor Satu Dunia
Presiden Prabowo meninjau panen raya udang vannamei di Kawasan Budi Daya Udang Berbasis Kawasan Kebumen.

ACEH — Presiden Prabowo Subianto bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meninjau panen raya udang di Kawasan Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, akhir pekan lalu. Kepala Negara menyaksikan proses panen udang vannamei hingga tahap sortir sebelum dipasarkan. Kawasan ini dikelola dengan sistem tata kelola terpadu yang mencakup saluran intake, kolam tandon, pemisahan inlet dan outlet, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), serta kolam produksi modern.

Produktivitas 40 Ton per Hektare, Serap 650 Tenaga Kerja Lokal

Dalam kunjungannya, Presiden Prabowo mengungkapkan data produktivitas yang mengejutkan. Satu hektare kawasan BUBK Kebumen mampu menghasilkan 40 ton udang per siklus. Dengan harga Rp70 ribu per kilogram, nilai per ton mencapai Rp70 juta.

“Jadi sangat menjanjikan, tadi saya diberi laporan 1 hektare bisa menghasilkan 40 ton, luar biasa 40 ton ya dan harganya sangat bagus,” ujar Presiden Prabowo.

Kawasan yang memiliki 206 petak kolam ini diperkirakan menghasilkan nilai produksi Rp67,2 miliar per siklus. Jika berjalan optimal, angka itu bisa berlipat menjadi Rp134,4 miliar dalam setahun. Selain itu, BUBK Kebumen telah menyerap 650 tenaga kerja dari masyarakat setempat.

Proyek Percontohan untuk Transformasi Budi Daya Nasional

Presiden menyebut BUBK Kebumen akan menjadi model transformasi dari budi daya udang tradisional menuju sistem modern berbasis teknologi dan ramah lingkungan. Pemerintah telah menyiapkan proyek serupa di Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, dengan skala jauh lebih besar.

“Kita sudah membangun di Waingapu 2 ribu hektare,” imbuh Kepala Negara.

Langkah ini sejalan dengan target pemerintah menjadikan Indonesia sebagai produsen udang nomor satu dunia. Potensi tersebut dinilai sangat realistis mengingat kondisi geografis dan sumber daya alam yang dimiliki.

TNI Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang turut mendampingi Presiden menegaskan komitmen institusinya dalam mendukung program strategis pemerintah. TNI akan bersinergi lintas sektor untuk memperkuat swasembada pangan, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.

Dukungan ini menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan target Indonesia Emas 2045. Kehadiran Panglima TNI di lokasi panen raya menunjukkan keseriusan aparat keamanan dalam mengawal program ketahanan pangan nasional.

Presiden Prabowo optimistis pengembangan kawasan budi daya udang terpadu mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru. Pemerintah berencana memperluas model serupa ke berbagai daerah potensial di seluruh Indonesia.

Bagikan
Sumber: sorotnews.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks