Pencarian

Google Calendar Kini Dukung 200 Warna Event, Google Voice Tambah Fitur

Kamis, 18 Juni 2026 • 01:20:01 WIB
Google Calendar Kini Dukung 200 Warna Event, Google Voice Tambah Fitur
Google Calendar kini mendukung hingga 200 warna kustom untuk event di semua platform.

Pembaruan ini diumumkan Google pada pekan ini, mengakhiri tahun-tahun frustrasi pengguna yang hanya bisa memilih dari palet terbatas. Sebelumnya, opsi warna event di Google Calendar sangat kaku. Kini, pengguna di semua platform — web, Android, dan iOS — bisa memilih dari 24 warna default yang sudah disediakan. Namun yang lebih penting, tersedia pemilih warna RGB penuh di versi web dan melalui Calendar API. Fitur kustomisasi warna event ini sudah lama menjadi permintaan populer, baik dari pengguna bisnis maupun personal.

Dua Puluh Empat Warna Bawaan, 200 Lainnya Siap Dikustom

Google menyadari bahwa kebutuhan visual setiap orang berbeda. Untuk pengguna yang tidak ingin repot memilih kode warna, 24 pilihan bawaan sudah lebih dari cukup. Namun, bagi mereka yang ingin kategorisasi sangat detail — misalnya membedakan jadwal klien, meeting internal, deadline proyek, hingga acara pribadi — palet 200 warna kustom menjadi solusi.

Peluncuran fitur ini dimulai hari ini, namun Google mengatakan perlu waktu beberapa pekan hingga seluruh pengguna di dunia merasakannya. Tidak ada tombol atau menu baru yang membingungkan; antarmuka pemilih warna langsung terintegrasi saat pengguna membuat atau mengedit event.

Google Voice Kini Bisa Mencatat Sendiri Isi Panggilan

Bagi pelanggan enterprise Google Voice, kabar gembira datang dari sisi produktivitas. Fitur perekaman panggilan yang sudah ada sebelumnya kini ditingkatkan secara signifikan. Tombol "Record" berubah nama menjadi "Notes". Saat ditekan, Gemini akan bekerja di latar belakang: mentranskrip percakapan, merangkum poin-poin kunci, dan mengorganisir action items — mirip seperti yang sudah dilakukan di Google Meet.

Sistem juga akan memberikan pengumuman otomatis: "This call is being recorded and captured by AI" untuk memastikan semua pihak sadar sedang direkam. Administrator perusahaan bisa menyesuaikan bahasa persetujuan (consent language) di konsol admin agar sesuai dengan standar perusahaan masing-masing.

Setelah panggilan selesai, pengguna bisa menemukan transkrip, rekaman audio, dan catatan di aplikasi Voice. Catatan tersebut juga akan dikirimkan ke email pengguna secara otomatis. Fitur ini tersedia dengan add-on Voice Standard dan Voice Premier, serta paket standalone Voice Standard. Untuk pengguna baru, fitur ini aktif secara default. Namun pengguna lama perlu mengaktifkannya secara manual melalui pengaturan.

Dampak bagi Pengguna Indonesia: Dari Warna Meeting hingga Catatan Rapat

Bagi pekerja kantoran dan pengusaha di Indonesia yang mengandalkan ekosistem Google Workspace, dua pembaruan ini langsung terasa relevan. Warna event yang lebih variatif membantu manajemen jadwal yang padat — terutama bagi mereka yang menangani banyak klien atau proyek sekaligus. Sementara fitur catatan otomatis di Google Voice bisa menjadi pengganti notulen rapat informal yang kerap terlewat.

Meski Google Voice belum sepopuler aplikasi komunikasi lain di Indonesia, fitur ini menjadi nilai tambah bagi perusahaan multinasional atau startup yang sudah berlangganan paket enterprise. Kombinasi antara transkripsi otomatis dan rangkuman AI mengurangi beban administratif setelah panggilan bisnis. Google belum memberikan jadwal pasti kapan fitur-fitur ini akan tersedia untuk akun Workspace Individual atau pengguna gratis.

Bagikan
Sumber: 9to5google.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks