BANDA ACEH — Sebanyak 63 keluarga penerima manfaat di Kabupaten Aceh Utara kini bisa bernapas lega. Dinas Sosial Aceh baru saja menyalurkan bantuan Stimulan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) yang diharapkan menjadi suntikan modal bagi usaha kecil mereka.
Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, menegaskan program ini bukan sekadar bantuan sesaat. “Bantuan ini sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki usaha kecil yang membutuhkan dukungan modal maupun sarana usaha untuk meningkatkan produktivitas serta pendapatan keluarga,” ujarnya di Banda Aceh, Jumat.
Bantuan Disalurkan dalam Bentuk Barang, Bukan Uang Tunai
Berbeda dengan program bansos tunai, bantuan UEP kali ini disalurkan dalam bentuk barang. Kepala Bidang Pemberdayaan Fakir Miskin (PFM) Dinas Sosial Aceh, Mahdani Muchtar, yang menyerahkan langsung bantuan tersebut pada Kamis (19/6) lalu.
Jenis barang yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis usaha yang dijalankan oleh masing-masing penerima. Langkah ini diambil agar bantuan benar-benar produktif dan tepat sasaran, bukan sekadar habis untuk konsumsi.
Target Jangka Panjang: Turunkan Angka Kemiskinan di Aceh
Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial terus berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Budi Afrizal menyebut program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi keluarga penerima manfaat.
“Program ini tidak hanya bertujuan memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi keluarga penerima manfaat,” katanya.
Pihaknya meyakini, dengan meningkatnya kemampuan ekonomi keluarga, angka kemiskinan di Aceh bisa ditekan. Kesejahteraan yang lebih merata menjadi target utama dari program stimulan ini.
Harapan Penerima: Usaha Bisa Kembang dan Pendapatan Naik
Pemerintah berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal. Para penerima manfaat didorong untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga secara berkelanjutan.
Dengan adanya bantuan ini, Dinas Sosial Aceh optimistis para pelaku UMKM di Aceh Utara bisa bangkit dan mandiri. Pemerintah pun berjanji akan terus memantau perkembangan usaha para penerima manfaat ke depannya.