PIDIE — Program unggulan Bupati Pidie Sarjani Abdullah yang diluncurkan pada 21 Mei 2025 itu kini memasuki tahap evaluasi. Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Pidie, H Fazli, mengatakan tim pemantau bertugas melihat langsung sejauh mana penerapan program satu hari satu ayat di lapangan.
"Sebagai tindak lanjut program tersebut, Pemkab Pidie menurunkan tim evaluasi dan memantau Gerakan Pembelajaran Alquran," kata H Fazli di Pidie, Selasa.
Siapa yang Mengevaluasi dan Bagaimana Caranya?
Pemkab Pidie memberikan kewenangan penuh kepada Majelis Ulama Nanggroe Aceh (MUNA) Wilayah Pidie untuk melaksanakan evaluasi dan pemantauan. Sekretaris MUNA Wilayah Pidie, Tgk Amri Aiyub, menyebut tim yang diterjunkan terdiri dari 23 relawan.
"Mereka mendatangi 230 sekolah dasar dan 44 sekolah menengah pertama yang tersebar di 23 kecamatan di Kabupaten Pidie," kata Tgk Amri Aiyub.
Setelah kunjungan lapangan, tim mengadakan rapat untuk mengumpulkan dan mengolah data hasil pemantauan. Selanjutnya, rekomendasi akan disusun dan disampaikan langsung kepada Bupati Pidie.
Target: Hapus Buta Aksara Alquran
H Fazli menjelaskan program ini memiliki target yang jelas. Selain menghapus angka buta baca Alquran di kalangan pelajar, program ini juga bertujuan meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan menghafal kitab suci.
"Kami juga ingin menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap Alquran," ujarnya.
Dari hasil evaluasi sementara, Tgk Amri Aiyub mengakui ada peningkatan kemampuan peserta didik. Namun, tim tetap mencatat beberapa catatan penting.
"Kemampuan peserta didik dalam membaca, menulis, dan menghafal ayat-ayat Alquran menjadi catatan tim. Selain itu, metode yang digunakan guru mengajar Alquran juga menjadi bagian evaluasi kami," kata Tgk Amri Aiyub.
Dukungan Masyarakat Menjadi Kunci
H Fazli berharap program ini mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah dan sekolah.
"Kami mengharapkan dukungan seluruh elemen masyarakat, sehingga Gerakan Pembelajaran Alquran satu hari satu ayat ini dapat membentuk generasi muda yang berilmu dan berakhlak mulia," pungkasnya.