ACEH — Pasar mobil kolektor dikenal fluktuatif. Merek seperti Ferrari, Lamborghini, atau Porsche seolah mampu melahirkan calon klasik di setiap generasi. Namun, tidak semua pabrikan semujur itu. Associate editor Lucas Bell yang sehari-hari berkutat di industri otomotif Detroit, melalui artikelnya, merangkum mobil-mobil modern yang dianggap paling berpeluang menjadi incaran kolektor di masa depan.
Bell, yang juga pemilik Porsche 944 dan Mazda Miata NB, menekankan bahwa daftar ini bukan sekadar tebakan. Menurutnya, beberapa model saat ini masih tergolong terjangkau, sementara yang lain sudah berada di level harga tinggi. Namun, semuanya memiliki satu kesamaan: performa berkendara yang masih terasa istimewa dan ketersediaan suku cadang yang relatif mudah dalam waktu dekat.
Kriteria Mobil Calon Klasik: Bukan Sekadar Langka
Bell tidak sekadar menyusun daftar mobil mahal. Ia memilih kendaraan yang memiliki karakter unik, signifikansi historis, atau inovasi teknis yang membedakannya dari kompetitor di eranya. Faktor penggerak seperti mesin konvensional yang mulai punah atau desain yang berani juga menjadi pertimbangan utama.
Dari daftar yang dirilis, beberapa nama menonjol. Mulai dari BMW generasi terakhir yang masih setia pada mesin six-cylinder naturally aspirated, hingga Aston Martin yang mempertahankan sentuhan tangan manusia dalam proses perakitannya. Chevrolet Corvette generasi terbaru dengan tata letak mesin tengah juga disebut sebagai kandidat kuat.
Dari Sedan Sport hingga Wagon Fungsional
Menariknya, Bell tidak membatasi diri pada sports car murni. Ia juga memasukkan sedan performa tinggi dan wagon—segmen yang nyaris punah di Amerika Utara. Menurut Bell, justru wagon berperforma tinggi seperti Audi RS6 Avant atau Mercedes-AMG E63 S Wagon memiliki daya tarik tersendiri karena kombinasi kepraktisan dan performa yang sulit dicari padanannya saat ini.
“Beberapa mobil ini mungkin tidak langsung terlihat spesial sekarang, tapi dalam 20 tahun, orang akan melihatnya sebagai puncak dari sebuah era sebelum elektrifikasi massal,” tulis Bell dalam artikelnya. Ia juga menambahkan bahwa faktor emosi dan pengalaman berkendara murni menjadi kunci utama.
Genesis GV60 Magma hingga McLaren W1 Juga Masuk Radar
Dalam artikel yang sama, Bell juga menyoroti model-model terbaru seperti Genesis GV60 Magma yang disebutnya mulai panas di pasar. Tidak ketinggalan, hypercar anyar McLaren W1 dan kemenangan Cadillac di ajang 6 Hours of Watkins Glen juga disebut sebagai indikator bahwa pabrikan besar masih serius menggarap mobil-mobil berkarakter kuat.
Bagi penggemar otomotif Indonesia, daftar ini bisa menjadi referensi sebelum memutuskan membeli mobil baru. Alih-alih sekadar kendaraan harian, beberapa model yang disebut Bell berpotensi menjadi aset koleksi yang nilainya justru naik seiring waktu. Namun, tentu saja, semua kembali pada selera dan kondisi pasar di Tanah Air.