KOTA JANTHO — Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Aceh Besar mencatatkan lonjakan kunjungan signifikan sepanjang Juni 2026. Sebanyak 5.813 warga tercatat mengakses berbagai layanan administrasi di kompleks MPP yang berada di Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Aceh Besar, Andria Shahputra, SE, MM, menyebutkan bahwa angka tersebut mencerminkan semakin optimalnya fungsi MPP sebagai pusat pelayanan publik terpadu.
"Selama Juni 2026, MPP Aceh Besar melayani sebanyak 5.813 pengunjung. Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin mempercayai dan memanfaatkan keberadaan MPP untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi dalam satu tempat," ujar Andria pada Rabu (1/7/2026).
Konter Disdukcapil Paling Ramai, Disusul BPJS Kesehatan
Dari total kunjungan tersebut, Konter Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menjadi yang paling banyak diminati. Sebanyak 2.278 pengunjung tercatat mengurus dokumen kependudukan di konter tersebut selama Juni lalu.
Posisi kedua ditempati Konter BPJS Kesehatan dengan 637 pengunjung. Sementara itu, Konter Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh melayani 503 pengunjung dalam periode yang sama.
28 Konter Layanan Siap Melayani Kebutuhan Warga
Saat ini, MPP Aceh Besar menghadirkan 28 konter pelayanan dari berbagai instansi. Mulai dari pemerintah daerah, BUMN, BUMD, hingga lembaga vertikal. Beberapa di antaranya adalah KPP Pratama Aceh Besar, Dinas Sosial, Polresta Banda Aceh, Kementerian Agama Aceh Besar, Baitul Mal Aceh Besar, Kantor Pertanahan, Mahkamah Syar'iyah Jantho, BPJS Ketenagakerjaan, PDAM Tirta Mountala, hingga Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM).
Andria menambahkan, pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan. Penyempurnaan sistem, peningkatan kenyamanan fasilitas, serta penguatan koordinasi dengan seluruh instansi menjadi prioritas.
"Harapannya, masyarakat semakin mudah mengakses pelayanan publik yang cepat, transparan, profesional, dan terintegrasi," pungkas Andria.