Pencarian

KKP Kirim Ekskavator ke Aceh Besar Atasi Sedimentasi yang Hambat Nelayan Pascabanjir Bandang

Rabu, 08 Juli 2026 • 19:07:31 WIB
KKP Kirim Ekskavator ke Aceh Besar Atasi Sedimentasi yang Hambat Nelayan Pascabanjir Bandang
Ekskavator KKP dikerahkan untuk mengatasi sedimentasi di muara Aceh Besar pascabanjir bandang.

ACEH BESAR — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengambil langkah darurat dan jangka panjang untuk memulihkan sektor perikanan di Aceh Besar yang lumpuh akibat banjir bandang dan longsor. Material lumpur dan puing yang terbawa arus ke kawasan pesisir menyebabkan sedimentasi masif di muara-muara sungai, sehingga alur keluar-masuk kapal nelayan mengalami pendangkalan dan sulit dilayari saat air laut surut.

Untuk mengatasi hambatan itu, KKP menyiapkan sejumlah strategi. Mulai dari penanganan sedimentasi secara fisik, dukungan alat berat, penguatan tata kelola ruang laut, hingga pengembangan kawasan pesisir.

Ekskavator Dikerahkan untuk Normalisasi Muara

Salah satu bantuan konkret yang sudah disalurkan adalah ekskavator. Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP Tb Haeru Rahayu mengatakan alat berat itu bukan sekadar dukungan teknis, melainkan bagian dari upaya mempercepat bangkitnya kembali aktivitas usaha pembudi daya di daerah terdampak bencana.

"Bantuan ekskavator ini bukan sekadar dukungan alat berat, tetapi bagian dari upaya mempercepat bangkitnya aktivitas usaha pembudi daya di daerah terdampak bencana," kata Tb Haeru Rahayu dalam keterangan resmi KKP, Rabu, 8 Juli 2026.

Izin Ruang Laut Dipercepat untuk Kepastian Usaha Nelayan

Selain pengerukan sedimentasi, KKP juga mempercepat proses penerbitan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL). Dokumen ini menjadi dasar legalitas bagi nelayan dan pembudi daya untuk memanfaatkan ruang laut tanpa risiko sengketa atau pelanggaran tata ruang.

Direktur Pemanfaatan Ruang Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Permana Yudiarso menegaskan bahwa Aceh Besar memiliki posisi strategis sebagai pusat pengembangan ekonomi berbasis perikanan. Oleh karena itu, percepatan pembangunan pascabencana difokuskan pada penguatan regulasi pemanfaatan ruang laut dan kawasan pesisir.

"Kabupaten Aceh Besar punya potensi strategis sebagai pusat pengembangan ekonomi berbasis perikanan, sehingga untuk percepatan pembangunan pascabencana, salah satu prioritas KKP adalah penguatan regulasi pemanfaatan ruang laut dan kawasan pesisirnya," kata Permana.

Kampung Nelayan dan Penataan Pesisir Jadi Prioritas

Dalam jangka menengah, KKP juga merencanakan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) serta penataan kawasan pesisir secara menyeluruh. Langkah ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan dampak langsung bencana, tetapi juga memperkuat kembali denyut ekonomi masyarakat pesisir Aceh yang selama ini bergantung pada hasil laut.

KKP terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat agar proses pemulihan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Bagikan
Sumber: pintoe.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks