ACEH TAMIANG — Sebanyak 110 anak menjalani proses khitan dalam program sosial PT Pegadaian Syariah di GOR Badminton Satelit, BTN Satelit Graha, Karang Baru, Aceh Tamiang. Total 125 peserta mendaftar, namun 15 anak belum bisa ditindak karena alasan kesehatan yang memerlukan penanganan lanjutan.
Bantuan untuk Keluarga Pascabencana
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian. Manager Bisnis Pegadaian Syariah Cabang Kuala Simpang, Indra Haposan, mengatakan perusahaan memahami masih banyak warga yang berjuang bangkit pascabencana.
“Kami ingin membantu meringankan beban para orang tua dalam memenuhi kewajiban mengkhitankan putra-putrinya sekaligus memberikan pelayanan kesehatan yang aman dan berkualitas,” ujarnya.
Dihadiri Unsur Pemda dan Tokoh Agama
Acara dihadiri perwakilan Bupati Aceh Tamiang, Muhammad Zein, Ketua MPU Syahrizal, serta jajaran Dinas Kesehatan dan Kementerian Agama. Tim medis dipimpin Sudarman sebagai penanggung jawab pelaksanaan khitanan.
Dari internal Pegadaian, hadir Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Banda Aceh Sahputra Adriansyah, Muhammad Zakie, Fatimah, Sayuti, Shastri, dan Indra Haposan.
Harapan untuk Generasi Sehat dan Saleh
Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Banda Aceh, Sahputra Adriansyah, berharap kegiatan sosial ini terus memberi manfaat luas. “Kami berharap anak-anak yang mengikuti khitanan massal tumbuh menjadi generasi yang sehat, saleh, dan membanggakan keluarga serta daerahnya,” katanya.
Perwakilan Pemkab Aceh Tamiang, Muhammad Zein, mengapresiasi kontribusi Pegadaian. “Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat dan menjadi contoh sinergi yang baik antara dunia usaha dan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Proses Medis Profesional dan Suasana Kekeluargaan
Seluruh peserta mendapatkan pendampingan medis profesional sehingga proses khitan berjalan aman dan nyaman. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Melalui tema “Khitanan Massal, Sehat, Ceria dan Berkah”, Pegadaian Syariah berharap kegiatan ini memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Aceh Tamiang.