ACEH BESAR — Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, mengatakan petugas menerima laporan kebakaran sekitar pukul 14.50 WIB. Satu unit armada pemadam dari Damkar BPBD Aceh Besar Pos Induk Sibreh langsung dikerahkan ke lokasi dengan dukungan lima personel.
“Api berhasil dipadamkan dan dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa bara yang dapat memicu kebakaran kembali,” kata Ridwan Jamil dalam keterangannya, Senin (13/1/2026).
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki Polisi
Proses pemadaman dan pendinginan selesai pada pukul 14.59 WIB. Penanganan turut dibantu personel TNI dari Koramil setempat, Polri dari Polsek setempat, serta masyarakat sekitar.
“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Lokasi juga sudah dipasang garis polisi untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Ridwan Jamil.
Kerugian Material: Rak dan Puluhan Dus Gelas Plastik Ludes
Ridwan menjelaskan, kebakaran hanya menyebabkan kerusakan ringan pada bangunan toko. Namun, sejumlah perlengkapan usaha seperti rak dan stok gelas plastik mengalami kerusakan akibat terbakar.
Meski belum ada angka pasti, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Toko Na Plastik yang berlokasi di Gampong Weusiteh itu merupakan salah satu pemasok utama perlengkapan plastik di wilayah Kecamatan Suka Makmur dan sekitarnya.
Imbauan BPBD: Waspadai Instalasi Listrik di Tempat Usaha
Ridwan Jamil mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Ia meminta agar kondisi instalasi listrik dan sumber api di sekitar tempat usaha selalu dipastikan dalam kondisi aman.
“Kami mengingatkan pemilik usaha agar selalu memastikan kondisi instalasi listrik dan sumber api di sekitar tempat usaha dalam kondisi aman untuk mencegah kejadian serupa,” pungkasnya.