BANDA ACEH — Sebanyak 19 kabupaten dan kota di Aceh diprediksi mengalami cuaca berawan sepanjang hari ini. Daerah yang masuk dalam kategori tersebut meliputi Aceh Selatan, Aceh Tengah, Aceh Barat, Aceh Besar, Pidie, Simeulue, Aceh Singkil, Bireuen, Aceh Barat Daya, Gayo Lues, Aceh Jaya, Nagan Raya, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Pidie Jaya, serta lima kota yakni Banda Aceh, Sabang, Langsa, dan Subulussalam.
BMKG mencatat suhu terendah berada di Aceh Tengah yang mencapai 15 derajat Celsius, sementara suhu tertinggi menyentuh 32 derajat Celsius di Aceh Besar, Aceh Tamiang, Kota Banda Aceh, dan Kota Langsa.
Tiga Wilayah Waspada Hujan Ringan dan Jalan Licin
Berbeda dengan wilayah lain, tiga daerah di pesisir timur Aceh justru berpotensi diguyur hujan ringan. BMKG memprakirakan hujan akan turun di Aceh Timur, Aceh Utara, dan Kota Lhokseumawe dengan suhu berkisar 26–31 derajat Celsius.
Kelembapan udara di ketiga wilayah tersebut tergolong sangat tinggi, mencapai 95 hingga 98 persen. Kondisi ini berpotensi menyebabkan jalan licin dan berkurangnya jarak pandang saat hujan turun. BMKG mengimbau pengendara dan pelaku transportasi untuk meningkatkan kewaspadaan.
Kabut Selimuti Aceh Tenggara, Jarak Pandang Terbatas
Satu wilayah lain yang perlu diwaspadai adalah Aceh Tenggara. BMKG memprakirakan daerah ini akan mengalami kondisi udara kabur dengan suhu 17–25 derajat Celsius dan kelembapan yang fluktuatif antara 63 hingga 99 persen.
Kabut diperkirakan paling pekat pada pagi dan malam hari, sehingga dapat memengaruhi jarak pandang, terutama bagi pengendara yang melintasi jalur pegunungan di kawasan tersebut.
Kelembapan Tinggi di Hampir Seluruh Aceh
Secara umum, kelembapan udara di Provinsi Aceh berada pada kisaran 54 hingga 99 persen. Angka ini mencerminkan kondisi atmosfer yang cukup lembap di hampir seluruh wilayah, yang bisa memicu perubahan cuaca lokal secara tiba-tiba.
BMKG mengingatkan masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang beraktivitas di luar ruangan, untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru. Potensi perubahan cuaca secara lokal masih dapat terjadi seiring dinamika atmosfer yang bergerak di wilayah Aceh.