BANDA ACEH — Fenomena antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Aceh untuk mengisi Biosolar mendapat respons langsung dari Pertamina. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengimbau seluruh pengguna untuk membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berulang.
Stok Aman, Masyarakat Diminta Tak Panik Beli
Fahrougi menegaskan bahwa stok BBM di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) wilayah Aceh saat ini tercatat cukup. Stok bahan bakar bensin (gasoline) mencapai 6.756 kiloliter (KL), sementara bahan bakar diesel (gasoil) sebanyak 5.127 KL.
“Stok BBM di wilayah Aceh tersedia dengan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan panik,” kata Fahrougi dalam keterangannya, Jumat.
Langkah Pertamina Atasi Antrean: Tambah Armada dan Operasi 24 Jam
Untuk mengurai kepadatan, Pertamina mengoptimalkan penyaluran melalui operasional Fuel Terminal selama 24 jam. Perusahaan juga menambah armada mobil tangki dan meningkatkan penyaluran Biosolar sebesar 10 persen pada Juli 2026.
“Masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan karena distribusi terus berjalan. Pertamina juga terus melakukan monitoring terhadap stok dan penyaluran di seluruh wilayah,” ujarnya.
Pengawasan Ketat BBM Bersubsidi agar Tepat Sasaran
Pertamina memastikan BBM bersubsidi tepat sasaran dengan berkoordinasi bersama Aparat Penegak Hukum (APH), BPH Migas, dan pemerintah daerah. Pengawasan dilakukan melalui sistem digitalisasi SPBU, analisis transaksi, dan pemantauan operasional di lapangan.
“Apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan, Pertamina akan berkoordinasi dengan APH untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Fahrougi.
Pihaknya juga mengimbau pengelola SPBU untuk mengatur antrean secara tertib dan berkoordinasi dengan aparat setempat jika diperlukan pengaturan lalu lintas di sekitar area pengisian. Langkah ini diambil demi menjaga kelancaran pelayanan dan meminimalkan dampak bagi pengguna jalan.