ACEH — Manajemen Macan Kemayoran mengumumkan perekrutan ini melalui laman resmi klub, Minggu (19/7). Loncar menjadi amunisi anyar di lini tengah Persija jelang kompetisi Super League musim 2026/2027.
Rekam Jejak di Eropa Jadi Modal Utama
Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, optimistis dengan kedatangan pemain yang memiliki pengalaman di berbagai kompetisi Eropa. Loncar tercatat pernah membela HNK Rijeka, Ferencvárosi TC, KV Kortrijk, FC Astana, Lech Pozna?, dan NK Istra 1961.
“Stjepan adalah pemain yang kami yakini dapat menambah kualitas serta memperkaya pilihan di lini tengah Persija. Pengalamannya bermain di berbagai kompetisi Eropa dan bersama Tim Nasional Bosnia dan Herzegovina menjadi modal yang sangat berharga,” ujar Prapanca dalam pernyataan resmi.
Produktif di Liga Kroasia Musim Lalu
Pada musim 2025/2026, Loncar tampil konsisten bersama NK Istra 1961. Ia mencatatkan 33 penampilan di Liga Kroasia, menyumbangkan tiga gol dan enam assist. Catatan itu menunjukkan produktivitasnya sebagai gelandang.
Di level internasional, Loncar telah mengoleksi 11 caps bersama Tim Nasional Bosnia dan Herzegovina sejak debut seniornya pada 2018. Pengalaman ini diharapkan bisa langsung berdampak bagi permainan Persija.
Antusiasme Loncar: Ingin Juarai Liga Indonesia
Stjepan Loncar mengaku antusias memulai petualangan barunya di Indonesia. Setelah menghabiskan seluruh kariernya di Eropa, ia melihat tantangan ini sebagai sesuatu yang menarik.
“Saya merasa sangat bahagia dan bangga bisa bergabung di sini. Saya datang ke Persija untuk membantu klub ini dan berharap kami dapat menjuarai Liga Indonesia,” tegas Loncar.
Persija Perkuat Skuad di Bawah Shin Tae-yong
Rekrutmen ini menjadi bagian dari persiapan Persija di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu tengah fokus membangun sistem permainan intens dan kekompakan skuad. Latihan perdana musim 2026/2027 telah dimulai di Bojongsari dengan prioritas peningkatan kondisi fisik dan kebugaran pemain.
Sebelumnya, Persija juga memperpanjang kontrak gelandang asal Brasil, Fabio Calonego. Pemain berusia 28 tahun itu mengaku Jakarta sudah seperti rumah sendiri.