Pencarian

5 Tempat Ngopi Estetik di Aceh yang Hits, Wajib Coba untuk Warga Lokal dan Wisatawan

Jumat, 24 Juli 2026 • 11:30:31 WIB
5 Tempat Ngopi Estetik di Aceh yang Hits, Wajib Coba untuk Warga Lokal dan Wisatawan
Interior Ruang Kopi di Jalan Tgk Chik Ditiro, Banda Aceh, menampilkan perpaduan desain klasik dan industrial dengan dinding bata ekspos serta pencahayaan temaram.

Banda Aceh dan sekitarnya dalam beberapa tahun terakhir mengalami transformasi kafe yang menarik. Bukan lagi sekadar warung kopi tradisional dengan kursi plastik dan poci alumunium, kini bermunculan tempat ngopi yang mengedepankan desain interior, tata cahaya, dan sudut-sudut fotogenik. Fenomena ini bukan barang baru di kota-kota besar, tapi di Aceh, perpaduan antara nilai syariat dan gaya hidup modern menghasilkan karakter unik tersendiri.

Artikel ini tidak akan menyebut harga atau jam buka pasti—karena data itu cepat berubah. Sebaliknya, saya akan membahas ciri khas, lokasi umum, dan pengalaman yang bisa kamu harapkan dari masing-masing tempat. Ini berdasarkan pengamatan langsung dan obrolan dengan beberapa pengelola serta pengunjung setia.

1. Ruang Kopi: Perpaduan Klasik dan Industrial di Jalan Tgk Chik Ditiro

Tepat di jantung kota Banda Aceh, Ruang Kopi menjadi salah satu pionir konsep estetik di sini. Dinding bata ekspos, pencahayaan temaram, dan perabotan kayu solid menciptakan atmosfer yang hangat.

Tempat ini sering dipadati mahasiswa dan pekerja kreatif. Keunggulannya bukan cuma soal interior, melainkan konsistensi rasa kopi yang diracik. Sayangnya, karena lokasinya strategis, parkir kadang cukup terbatas. Datanglah di sore hari untuk mendapatkan meja favorit di dekat jendela besar.

2. Dua Putri Kopi: Pilihan Tepat untuk Ngopi Sambil Bekerja

Berlokasi di kawasan Lamgugob, Dua Putri Kopi menawarkan suasana yang lebih tenang dibanding kafe di pusat kota. Tempat ini punya area indoor dan outdoor yang luas, dengan banyak colokan listrik dan koneksi internet yang stabil.

Konsepnya minimalis dengan sentuhan hijau dari tanaman hias. Banyak pengunjung yang datang untuk work from cafe atau sekadar membaca buku. Pilihan minumannya bervariasi, dari kopi manual brew hingga minuman non-kopi yang ramah di kantong. Satu catatan: area outdoor bisa terasa panas di siang hari, jadi pilih waktu yang tepat.

3. Koffie Kan: Nuansa Vintage yang Instagramable

Koffie Kan hadir dengan tema retro yang kental. Letaknya di Jalan Sultan Malikul Saleh, tidak jauh dari Museum Tsunami. Interiornya dipenuhi barang-barang antik, poster lawas, dan perabotan era 70-an.

Bagi pencinta fotografi, tempat ini adalah surga kecil. Setiap sudut terasa seperti latar foto yang sudah diatur. Kopi yang disajikan punya cita rasa yang kuat, cocok untuk mereka yang tidak suka minuman terlalu manis. Karena popularitasnya, akhir pekan biasanya lebih ramai. Datang lebih awal jika ingin mendapatkan tempat duduk di area utama.

4. Antero Coffee: Ruang Terbuka dengan Pemandangan Sawah

Antero Coffee berada di pinggiran Banda Aceh, tepatnya di kawasan Jantho. Tempat ini menawarkan sensasi ngopi dengan latar hamparan sawah hijau yang menyejukkan mata. Konsep open air dan glamping membuatnya berbeda dari kafe pada umumnya.

Suasana di sini sangat cocok untuk melepas penat dari hiruk-pikuk kota. Angin sepoi-sepoi dan suara alam menjadi latar yang sempurna. Akses menuju lokasi cukup mudah, meski jalannya agak menyempit di beberapa titik. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima karena perjalanan memakan waktu sekitar 30-40 menit dari pusat kota.

5. Titik Dua Coffee: Minimalis Modern dengan Sentuhan Lokal

Terletak di kawasan Peunayong, Titik Dua Coffee mengusung desain minimalis yang bersih dan rapi. Fasad bangunannya didominasi warna putih dan kaca besar, sehingga cahaya alami masuk dengan maksimal di siang hari.

Tempat ini sering menjadi pilihan untuk pertemuan informal atau sekadar coffee date. Menu andalannya adalah kopi susu gula aren yang pas di lidah. Pelayanan di sini cukup cepat, dan baristanya ramah. Karena lokasinya di area yang cukup padat, disarankan menggunakan motor atau transportasi online untuk menghindari kesulitan parkir.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah tempat ngopi di Aceh buka hingga larut malam?
Beberapa kafe di Banda Aceh buka hingga pukul 22.00-23.00 WIB, terutama yang berada di pusat kota. Namun, jam operasional bisa berubah sewaktu-waktu. Sebaiknya konfirmasi melalui media sosial masing-masing tempat sebelum datang.

Berapa kisaran harga untuk secangkir kopi di kafe estetik Aceh?
Harga bervariasi tergantung tempat dan jenis minuman. Secara umum, kamu bisa mendapatkan kopi susu atau manual brew mulai dari harga yang cukup terjangkau hingga menengah. Cek langsung menu di tempat untuk informasi akurat.

Apakah ada kafe estetik di Aceh yang ramah untuk keluarga?
Tentu. Beberapa tempat seperti Antero Coffee dan Dua Putri Kopi memiliki area outdoor yang luas dan cocok untuk anak-anak. Beberapa kafe juga menyediakan menu makanan ringan.

Bagaimana dengan aturan berpakaian saat ke kafe di Aceh?
Aceh menerapkan syariat Islam. Pengunjung, terutama perempuan, disarankan mengenakan pakaian yang sopan dan menutup aurat. Hal ini berlaku di semua tempat umum, termasuk kafe.

Apakah kafe di Aceh menyediakan ruang khusus untuk merokok?
Beberapa kafe memiliki area outdoor atau lantai khusus untuk perokok. Namun, sebagian besar kafe modern di dalam ruangan menerapkan larangan merokok. Tanyakan langsung kepada staf jika kamu membutuhkan area tersebut.

Memilih tempat ngopi di Aceh kini bukan lagi soal rasa kopi semata. Suasana, desain, dan kenyamanan menjadi pertimbangan utama. Setiap tempat punya karakternya sendiri. Kunjungi satu per satu dan temukan favoritmu.

Bagikan

Berita Terkini

Indeks