ACEH SELATAN — Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan baru-baru ini mengadakan pertemuan koordinasi dengan sejumlah lembaga mitra pembangunan. Forum itu menjadi wadah untuk menyamakan persepsi dan menyelaraskan program kerja agar tidak saling tumpang tindih. Bupati Aceh Selatan Mirwan MS menyebut sinkronisasi ini penting untuk mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki masing-masing lembaga.
Potensi Besar yang Butuh Kolaborasi
Menurut Mirwan, Kabupaten Aceh Selatan memiliki sumber daya alam yang melimpah di berbagai sektor – mulai dari pertanian, perkebunan, kelautan, hingga perikanan. Namun, ia mengakui pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. “Keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh kuatnya sinergi, kolaborasi, dan kemitraan dengan seluruh pihak,” ujarnya.
Bupati menyebut potensi tersebut harus bisa dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, setiap intervensi dari mitra pembangunan perlu diarahkan agar selaras dengan visi dan misi daerah yang sudah dituangkan dalam kebijakan strategis.
Tantangan yang Harus Diatasi Bersama
Mirwan memaparkan sejumlah tantangan pembangunan yang membutuhkan kerja sama seluruh pemangku kepentingan. Di antaranya pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pengembangan ekonomi masyarakat, serta pelestarian lingkungan. “Kami terus mendorong dan memperkuat sinkronisasi program pembangunan dengan lembaga mitra agar tidak tumpang tindih, sehingga realisasi percepatan visi daerah dapat dilakukan,” kata bupati.
Ia juga menekankan pentingnya program yang berorientasi pada keberlanjutan dan mampu membangun kemandirian masyarakat. Dengan harmonisasi program, setiap intervensi diharapkan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga Aceh Selatan.
Pesan Bupati: Buka Ruang Komunikasi dan Hadirkan Inovasi
Dalam forum tersebut, Mirwan menyampaikan dua pesan penting. Pertama, ia meminta semua satuan kerja di lingkungan Pemkab Aceh Selatan membuka ruang komunikasi dan koordinasi seluas-luasnya dengan mitra pembangunan. Hal itu agar integrasi program dapat berjalan efektif. Kedua, bupati mengapresiasi kontribusi para mitra dan mendorong mereka terus menghadirkan inovasi serta gagasan konstruktif bagi kemajuan daerah.
“Melalui sinkronisasi ini, kami berharap tercipta harmonisasi program antara pemerintah dan seluruh mitra pembangunan, sehingga setiap intervensi yang dilakukan mampu mendukung percepatan pembangunan daerah secara efektif, berkelanjutan, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Mirwan.
Forum sinkronisasi ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh program pembangunan di Aceh Selatan berjalan searah, efisien, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemkab berkomitmen terus memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak demi mewujudkan visi daerah yang telah dirancang.