BANDA ACEH — Tim sepak bola kebanggaan masyarakat Bumoe Breuh Sigupai itu keluar sebagai juara setelah melalui pertandingan sengit. Sejak kick-off, kedua tim sama-sama bermain terbuka dengan intensitas tinggi, saling menekan pertahanan lawan. Namun hingga 45 menit pertama, papan skor masih 0-0.
Gol Tunggal di Menit Akhir Babak Pertama
Wasit memberikan waktu tambahan setelah babak pertama berakhir imbang. Pada masa injury time itulah, anak asuh pelatih Rahmat Fitra memanfaatkan sepak pojok. Bola disundul Muhammad Zaky dan menjebol gawang Young Warriors yang dijaga Raffa Rifiansyah. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Young Warriors Gempur Pertahanan Persada
Memasuki babak kedua, tim asuhan Nurdin terus berusaha menyamakan kedudukan. Namun pertahanan Persada Abdya yang rapat sulit ditembus. Hingga injury time babak kedua, tidak ada gol tambahan. Skor 1-0 menjadi hasil akhir pertandingan.
Apa Langkah Selanjutnya? Fokus ke Tingkat Nasional
Kemenangan ini membuat Persada Abdya berhak mewakili Aceh ke ajang Piala Soeratin U-17 tingkat nasional. Pelatih Rahmat Fitra menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Abdya dan wilayah Barat Selatan Aceh (Barsela) yang telah mendukung.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Abdya dan Barsela. Berkat doa dan dukungan semuanya, kita (Persada) berhasil keluar sebagai juara,” ucap Fitra dalam keterangan yang diterima redaksi.
Ia juga mengungkapkan rasa bangga terhadap para pemainnya yang berjuang gigih dan pantang menyerah. “Kemenangan ini adalah kemenangan bagi seluruh masyarakat Abdya. Ke depan kita akan terus fokus melakukan pembinaan dan melatih para pemain untuk persiapan pertandingan di tingkat nasional,” pungkasnya.