Pencarian

Ulama Al-Azhar Mesir Hadir di Banda Aceh, Wali Kota Illiza Ajak Ulama dan Umara Perkuat Syariat Islam

Selasa, 04 Agustus 2026 • 22:06:01 WIB
Ulama Al-Azhar Mesir Hadir di Banda Aceh, Wali Kota Illiza Ajak Ulama dan Umara Perkuat Syariat Islam
Ulama Al-Azhar Mesir, Syeikh Dr. Hisyam Al-Kamil Hamid Musa, hadir dalam Forum Silaturahmi Ulama dan Umara di Banda Aceh.

BANDA ACEH — Forum Silaturahmi Ulama dan Umara yang digelar Pemko Banda Aceh bertema "Meneguhkan Tanggung Jawab Kolektif dalam Penguatan Syariat Islam Menuju Banda Aceh Kota Kolaborasi" ini dihadiri Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, unsur Forkopimda, pimpinan dayah, dai, muhtasib gampong, akademisi, serta para ulama se-Kota Banda Aceh.

Kehadiran Syeikh Dr. Hisyam Al-Kamil Hamid Musa, Imam dan Khatib Masjid Al-Zahir Baibars Kairo, menjadi daya tarik utama. Pria yang juga pengajar fikih, ilmu mawaris, tauhid, dan sejarah para nabi di Universitas Al-Azhar ini mengaku Banda Aceh menjadi daerah pertama yang ia kunjungi di Asia.

Penegakan Syariat Bukan Hanya Tugas Pemerintah

Illiza menyebut penguatan syariat Islam merupakan amanah bersama yang harus diemban seluruh lapisan masyarakat. Ia mengakui berbagai tantangan masih membayangi implementasi syariat di ibu kota Provinsi Aceh tersebut.

"Masih ada pelanggaran syariat, belum lagi persoalan media sosial yang memengaruhi keluarga kita. Roadmap syariat Islam bukan hanya berbicara tentang ibadah, tetapi juga mencakup muamalah, perdagangan, hingga kehidupan sehari-hari," ujarnya dalam sambutan.

Menurut Illiza, forum ini digelar untuk merumuskan langkah konkret menghadapi tantangan zaman. Ia berharap lahir rekomendasi yang menjadi pijakan kebijakan penguatan syariat ke depan.

Pesan Ulama Al-Azhar: Kunci Kesejahteraan Masyarakat

Syeikh Dr. Hisyam Al-Kamil Hamid Musa menekankan pentingnya hubungan harmonis antara ulama, umara, dan masyarakat. Ia mencontohkan bagaimana Rasulullah SAW membangun peradaban Madinah dengan menyatukan ketiga elemen tersebut.

"Jika ulama dan umara bersatu, masyarakat akan hidup dalam keadaan baik dan sejahtera. Sebaliknya, jika keduanya tidak bersinergi, maka akan muncul berbagai persoalan," kata Syeikh Hisyam dalam tausiahnya.

Ia menambahkan, tugas pemimpin adalah menjaga agama agar perintah Allah dan sunnah Rasulullah dapat dijalankan dengan baik. Untuk itu, dukungan fasilitas pendidikan yang memadai dinilai menjadi prasyarat penting.

Dialog dan Rekomendasi untuk Kebijakan ke Depan

Usai tausiah, acara dilanjutkan dengan sesi dialog bersama Syeikh Hisyam. Berbagai masukan yang mengemuka akan dirumuskan menjadi rekomendasi resmi sebagai bahan penyusunan kebijakan penguatan syariat Islam di Banda Aceh.

Illiza menyampaikan apresiasi atas kehadiran ulama asal Mesir tersebut. "Kehadiran Syeikh merupakan sebuah kehormatan sekaligus memperkuat hubungan keilmuan antara Aceh dan Al-Azhar yang sejak lama menjadi rujukan pendidikan Islam," ungkapnya.

Ia berharap forum ini menegaskan komitmen bersama menjaga identitas Banda Aceh. "Mudah-mudahan suatu hari ketika ditanya siapa yang bertanggung jawab menjaga syariat Islam di Banda Aceh, jawabannya bukan hanya pemerintah, bukan hanya ulama, tetapi kita semua," pungkas Illiza.

Follow iniaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: noa.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks